
Ilustrasi Homoseksual
JawaPos.com - Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) memastikan penanganan kasus dugaan tindakan asusila sesama jenis yang terjadi di area perpustakaan kampus, masih dalam proses penelaahan internal. Kampus menegaskan kasus tersebut kini ditangani oleh Komisi Disiplin bersama unit terkait.
Dalam keterangannya, PNJ menyebut proses penanganan dilakukan sesuai kewenangan masing-masing unit dan aturan yang berlaku di lingkungan kampus.
“Proses penelaahan dan penanganan internal masih berlangsung. Kasus ini sedang ditelaah oleh Komisi Disiplin serta unit terkait sesuai kewenangan masing-masing dan ketentuan yang berlaku di lingkungan PNJ,” tulis keterangan resmi PNJ yang diterima JawaPos.com, Rabu (3/6).
PNJ menegaskan penanganan dugaan pelanggaran tersebut dilakukan dengan mengedepankan prinsip profesionalitas dan objektivitas.
Kampus menyatakan setiap langkah penanganan akan dilakukan secara proporsional dengan tetap mempertimbangkan kehati-hatian dalam pengambilan keputusan.
“Dalam menangani dugaan pelanggaran tersebut, PNJ berkomitmen untuk bertindak secara profesional, objektif, dan proporsional,” tulis pihak kampus.
Selain itu, PNJ menegaskan proses pemeriksaan juga dilakukan dengan menjunjung asas keadilan dan praduga tak bersalah.
Kampus menyebut penghormatan terhadap hak seluruh pihak yang terlibat menjadi bagian penting dalam proses penanganan kasus tersebut.
“PNJ tetap mengedepankan asas kehati-hatian, keadilan, praduga tak bersalah, serta penghormatan terhadap hak-hak setiap pihak yang terlibat,” lanjut pernyataan itu.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
