
Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus, usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (12/6). (Istimewa)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus, terlibat dalam upaya menghambat proses penyidikan perkara dugaan korupsi importasi barang di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai (DJBC). Dugaan tersebut didalami penyidik saat memeriksa Iskandar sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (12/6).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, penyidik mendalami informasi terkait dugaan pengumpulan data maupun materi pemeriksaan saksi yang berpotensi mengarah pada upaya menghambat jalannya penyidikan.
"Penyidik mendalami keterangan saksi soal dugaan pengumpulan informasi ataupun materi pemeriksaan saksi dalam perkara ini, yang diduga mengarah pada upaya untuk menghambat proses penyidikan,” kata Budi Prasetyo.
Menurutnya, penyidik masih menelaah berbagai alat bukti yang telah diperoleh guna memastikan apakah tindakan tersebut memenuhi unsur pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 21 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).
“Penyidik masih mendalami dari bukti-bukti yang diperoleh, apakah perbuatan yang dilakukan para pihak masuk dan memenuhi unsur Pasal 21 UU Tipikor,” tuturnya.
Usai diperiksa, Iskandar Sitorus mengungkapkan dirinya dicecar pertanyaan mengenai bukti transfer dari pihak Blueray Cargo kepada seorang pegawai negeri sipil Ditjen Bea dan Cukai bernama Ahmad Dedi.
"Nah, ditanya tadi, 'Apakah Saudara kenal Ahmad Dedi?', 'Saya tidak kenal'. 'Apakah Saudara selama menangani nonlitigasi Blueray, di data-data ditemukan ada ke nama seseorang?', ditanya," ungkap Iskandar usai menjalani pemeriksaan.
Ia mengaku diminta penyidik untuk menyerahkan bukti transfer tersebut pada pekan depan.
"Lalu saya diminta mengantarkan bukti transfer itu di hari Rabu nanti. Jadi bukti transfer itu pada orang yang disebut ajudan orang itu (Ahmad Dedi)," ujarnya.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
