Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Juli 2026 | 22.51 WIB

Aipda Yudhie Perdana Putra Gugur dalam Penangkapan Bandar Narkoba di Kalteng, Kapolri: Lakukan Tindakan Tegas dan Terukur!

Kapolri Listyo Sigit Prabowo. (Mabes Polri)

 

 
JawaPos.com - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan perang melawan bandar dan pengedar narkoba di seluruh Indonesia. Dia meminta jajarannya tidak ragu melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku peredaran gelap narkoba yang berusaha melawan saat ditindak.

Perintah itu disampaikan oleh Jenderal Sigit setelah seorang polisi bernama lengkap Aipda Yudhie Perdana Putra gugur saat menangkap seorang bandar di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng).

”Saya minta seluruh jajaran untuk terus menyatakan perang melawan narkoba dan meningkatkan pemberantasan narkoba yang membahayakan masyarakat dan generasi muda kita,” kata dia kepada awak media pada Jumat (3/7).

”Dan lakukan tindakan tegas terukur terhadap bandar atau gembong narkoba yang melawan upaya penegakan hukum, apalagi membahayakan jiwa petugas atau masyarakat,” tegasnya.

Sigit menyatakan bahwa bandar dan pengedar narkoba merupakan penghancur generasi penerus bangsa. Untuk itu, mereka harus diperangi, diberantas, dan ditumpas. Sehingga tidak ada lagi masyarakat yang masa depannya rusak akibat terpapar narkoba.

”Mereka adalah penghancur generasi yang harus diberantas untuk menyelamatkan masyarakat dari dampak bahaya narkoba yang bisa merusak generasi masyarakat dan bangsa,” ucap dia.

Bareskrim Polri Turun Tangan Back Up Polres Katingan

Operasi penangkapan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng), menyebabkan seorang polisi gugur. Pasca peristiwa tersebut, Bareskrim Polri langsung turun tangan.

Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso menyampaikan bahwa anak buahnya langsung dikerahkan untuk membantu petugas kepolisian di Kalteng, khususnya di Katingan. Dia mengaku turut merasakan kehilangan setelah Aipda Yudhie Perdana Putra gugur.

”Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum Aipda Yudhie Perdana Putra yang gugur saat menjalankan tugas memberantas peredaran narkotika,” ucap Brigjen Eko.

Jenderal bintang satu Polri tersebut menyampaikan bahwa pihaknya ikut turun tangan agar penegakan hukum terhadap bandar narkoba di Kalteng berjalan maksimal. Apalagi, Bareskrim mendapat informasi ada 2 orang personel Satresnarkoba Polres Katingan yang hilang.

”Kami akan melakukan back up penuh terhadap jajaran di lapangan, baik dalam proses pencarian anggota yang masih belum ditemukan, pengamanan wilayah, maupun pengungkapan tuntas jaringan narkotika dan pelaku penyerangan terhadap anggota Polri,” tegasnya.

Aipda Yudhie Perdana Saat Tangkap Bandar Berinisial BIO

Berdasar informasi yang dia terima dari laporan petugas di lapangan, Eko mengungkapkan bahwa jajaran Polres Katingan bergerak ke Desa Tumbang Kalemei untuk menindaklanjuti informasi dari masyarakat berkaitan dengan dugaan peredaran sabu di desa tersebut.

Tindak lanjut petugas di lapangan mengarah kepada seorang target operasi berinisial BIO. Dia adalah seorang residivis kasus narkotika. Polres Katingan lantas mengerahkan 12 personel ke lokasi persembunyian bandar tersebut. Untuk menangkap target, polisi bergerak dalam 2 tim.

Tim pertama melakukan penindakan di rumah target, sedangkan tim kedua bersiaga di lokasi lain sebagai unsur pendukung. Dalam operasi tersebut, target berhasil diamankan. Namun, situasi berubah saat beberapa orang di dalam rumah dan warga sekitar menyerang menggunakan senjata tajam.

Situasi semakin memanas karena massa terus bertambah dan berupaya melakukan penyerangan memakai senjata tajam, bahkan ada yang menggunakan senjata api (senpi) rakitan. Akibatnya situasi tidak terkendali, polisi berusaha menyelamatkan diri dengan menyeberangi sungai untuk berlindung di kawasan hutan.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore