Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Juli 2026 | 01.26 WIB

Viral Manajer Bank Mengaku jadi Korban Dugaan Kekerasan oleh Pengusaha Besar

Seorang manajer bank swasta Sadiah Amir mengaku mengalami dugaan kekerasan oleh seorang pengusaha, Rabu (8/7). (Istimewa) - Image

Seorang manajer bank swasta Sadiah Amir mengaku mengalami dugaan kekerasan oleh seorang pengusaha, Rabu (8/7). (Istimewa)

JawaPos.com - Seorang manajer MNC Bank, Sadiah Amir, mengaku menjadi korban dugaan kekerasan oleh seorang pengusaha berinisial HT. Ia mengaku mengalami tindakan kekerasan fisik sekaligus perendahan martabat saat menghadiri sebuah pertemuan di lingkungan kerjanya.

Kuasa hukum Sadiah, Sogi Bagaskara, menjelaskan insiden tersebut bermula ketika kliennya dipanggil oleh HT untuk membahas dugaan persoalan terkait penyelenggaraan dana. Namun, pertemuan itu justru berujung pada tindakan kekerasan.

“Klien saya ditampar, bahkan mulutnya dimasukkan sepatu. Itu bentuk kekerasan yang tidak bisa dibenarkan,” kata Sogi kepada wartawan, Rabu (8/7).

Tim hukum Sadiah masih enggan menempuh jalur hukum atas dugaan kekerasan tersebut. Ia menyatakan, saat ini masih memprioritaskan pendampingan terhadap korban.

Ia pun memastikan laporan polisi akan segera diajukan setelah mempertimbangkan sejumlah aspek, termasuk kondisi psikologis korban serta situasi yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.

“Saya belum proses hukum dulu. Saya fokus dampingi klien saya. Tapi laporan polisi akan kami buat,” bebernya.

Rekaman video pengakuan Sadiah pun viral di media sosial. Ia mengaku menerima perlakuan kasar, baik secara fisik maupun verbal, di hadapan sejumlah orang yang berada di lokasi.

“Saya dimaki, dibentak, disuruh buka sepatu, lalu dipukul. Semua orang di situ melihat, tapi tidak ada yang menghentikan,” ujar Sadiah.

Selain itu, ia juga mengaku dipermalukan secara paksa untuk membuka pakaian dan dituduh melakukan berbagai hal yang tidak berdasar.

“Saya diminta buka baju, dituduh macam-macam. Saya merasa sangat direndahkan. Kalau memang saya salah, seharusnya dibicarakan baik-baik, bukan dengan kekerasan,” tuturnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore