
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Praswad Nugraha, meminta KPK memperkuat sistem pengawasan internal dan pengamanan informasi perkara setelah terungkap dugaan pembocoran penanganan kasus yang melibatkan Staf Administrasi KPK, Setya Budi Dias Oktavianto.
Kasus tersebut menjadi peringatan penting bagi KPK untuk mengevaluasi sistem pengendalian internal agar potensi penyalahgunaan akses informasi oleh pegawai dapat dicegah sejak dini.
Ia menilai, dugaan penyalahgunaan akses terhadap informasi perkara merupakan persoalan serius karena menyentuh fondasi utama tugas KPK dalam pemberantasan korupsi.
“KPK perlu memperkuat sistem pengendalian internal, meningkatkan standar integritas pegawai, serta memastikan mekanisme pengawasan berjalan secara efektif agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” kata Praswad kepada wartawan, Minggu (2/8).
Di sisi lain, Praswad mengapresiasi langkah cepat KPK yang memproses hukum pegawainya sendiri menyusul operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro.
Menurutnya, penanganan perkara secara terbuka dan profesional menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga antirasuah.
“Proses penegakan hukum harus dilakukan secara profesional dan transparan agar memberikan efek jera sekaligus menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan kewenangan, termasuk apabila dilakukan oleh insan KPK sendiri,” tegasnya.
Praswad juga mengingatkan, kebocoran informasi perkara yang berasal dari internal lembaga bukan hanya merupakan pelanggaran disiplin, tetapi juga berpotensi menggerus kredibilitas KPK sebagai institusi penegak hukum.
Kepercayaan publik harus dijaga melalui penguatan sistem pengawasan, integritas pegawai, dan penegakan aturan yang konsisten tanpa pandang bulu.
Sebelumnya, KPK menetapkan salah seorang petugas internalnya sebagai tersangka di tengah penyidikan kasus dugaan suap yang menyeret Bupati Pemalang Anom Widyantoro. Dalam kasus tersebut, seorang pegawai KPK bernama Setya Budi Dias dan ayahnya, Lilik Budi Suprianto, turut menjadi tersangka.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022