
Dewas KPK menggelar konferensi pers laporan semester satu 2026 di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Senin (3/8). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com).
JawaPos.com - Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) memastikan akan berkoordinasi dengan Deputi Bidang Penindakan KPK untuk melakukan pemeriksaan terhadap staf administrasi KPK Setya Budi Dias Oktavianto, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap Bupati nonaktif Pemalang, Anom Widiyantoro. Dewas KPK menegaskan, status Dias Oktavianto yang merupakan anggota Polri tidak menghalangi untuk dilakukan pemeriksaan etik.
"Saya sudah berkoordinasi dengan Deputi Penindakan untuk mengatur waktu pemeriksaan terhadap Saudara D ini," kata Anggota Dewas KPK Benny Mamoto di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Senin (3/8).
Ia menegaskan, pemeriksaan itu dilakukan untuk melakukan pendalaman terkait dugaan pelanggaran etik yang dilakukan Dias Oktavianto, meski kini telah berstatus tersangka. Menurutnya, pendalaman itu juga dilakukan untuk melakukan pembenahan terhadap kinerja KPK.
"Karena Dewas memerlukan informasi selengkap-lengkapnya untuk nanti kami kaji, kami analisis, di mana letak kelemahan sebagai bahan perbaikan ke depan," tegasnya.
Selain pemeriksaan langsung terhadap Dias, lanjut Benny, pihaknya juga akan mendalami alat bukti lain termasuk handphone milik Dias. Menurutnya, alat elektronik dinilai penting untuk mendalami komunikasi Dias dengan sang ayah, Lilik Budi Suprianto yang juga menyandang status tersangka dalam kasus tersebut.
"Di situ akan kelihatan lingkupnya menyangkut siapa saja dan sebagainya," jelasnya.
Sebelumnya, KPK menetapkan salah seorang petugas internalnya sebagai tersangka di tengah penyidikan kasus dugaan suap yang menyeret Bupati Pemalang Anom Widyantoro. Dalam kasus tersebut, seorang pegawai KPK bernama Setya Budi Dias dan ayahnya, Lilik Budi Suprianto, turut menjadi tersangka.
KPK menduga, Dias melalui perantara sang ayah membocorkan informasi serta dugaan penerimaan uang Rp 1,98 miliar. Uang tersebut dipakai untuk mengurus penyelesaian perkara dugaan tindak pidana korupsi melalui Dias sebagai salah seorang pegawai KPK.
Meski tidak terhubung langsung, orang kepercayaan Anom tersebut bertemu dengan ayah Dias bernama Lilik melalui perantara seseorang berinisial HAH.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022