ANW (pakai kaca mata), perempuan yang mengaku mengalami kekerasan seksual dari Betrand Peto. (Abdul Rahman/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel menyebut kekerasan seksual adalah pidana serius dengan efek luar biasa traumatis.
Saking traumatisnya, menurut dia, sejumlah kalangan ingin ada istilah atau diagnosis khusus yang membedakan dengan trauma akibat peristiwa lain.
”Saking beratnya trauma akibat kekerasan seksual, korban memilih untuk mengisolasi diri. Takut, disbelief, terguncang, membuat korban tidak sanggup bertemu orang-orang,” papar Reza Indragiri Amriel.
”Karena itu, ketika ada orang yang mengklaim sudah dijahati secara seksual ternyata langsung tampil dan menceritakan pengalaman di ruang publik, saya pandang itu di luar kelaziman,” ungkap Reza.
Sekarang, berlangsung situasi seorang perempuan mengaku telah menjadi korban kekerasan seksual di sebuah klub pada jam 2 dini hari. Lalu, dia muncul di konferensi pers.
”Saya tidak menyoroti apakah peristiwa kekerasan seksual itu sungguh-sungguh terjadi atau sekedar alkisah belaka. Biar otoritas hukum yang mengujinya,” ujar Reza.
Baca Juga:Terima Pengembalian Uang Rp 5 M, Kejagung Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus TPPU Febrie
”Yang saya pandang memprihatinkan adalah kenapa advokat melakukan jumpa pers tentang kekerasan seksual dengan menghadirkan orang yang mendaku sebagai korban di situ. Walau orang tersebut mengenakan masker, kacamata hitam, dan penutup kepala, tapi apakah itu serta-merta menutup luka batinnya, seandainya kekerasan seksual itu benar-benar dia alami,” papar Reza Indragiri Amriel.
Mungkin ada keinginan untuk menginspirasi korban-korban kekerasan seksual lainnnya agar juga berani bicara terbuka. Tapi maaf kata, Reza Menambahkan, mengingat kejadian disebut-sebut berlangsung selepas tengah malam di pusat hiburan, khalayak justru bisa terdorong memberikan label serba negatif kepada perempuan dimaksud.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022