
Sejumlah saksi dalam sidang lanjutan dugaan korupsi kuota haji di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (5/10). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)
Fuad menyampaikan keberatan tersebut saat memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan perkara korupsi kuota haji di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (5/10).
Pernyataan itu disampaikan setelah penasihat hukum terdakwa Yaqut Cholil Qoumas menanyakan informasi mengenai dugaan aliran uang ratusan miliar rupiah yang disebut mengalir kepada Ketua Pansus DPR yang kini menjabat Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, melalui Fuad.
Fuad dengan tegas membantah pernah menjadi perantara ataupun menerima uang dalam jumlah tersebut. Ia juga mempertanyakan alasan namanya terus muncul dalam berbagai keterangan yang dibahas selama persidangan.
“Sama sekali tidak ada. Menjadi aneh buat saya, kok saya sering sekali nama saya disebut? Kalau memang saya pernah mengumpul, cukup dua travel! Cukup lima orang saja yang pernah memberikan duit dengan saya! Cukup dua travel! Jangan banyak! Nama saya hancur sehancur-hancurnya!” kata Fuad.
Menurut Fuad, tudingan tersebut telah memberikan dampak besar terhadap reputasi dan kehidupannya. Karena itu, ia meminta majelis hakim turut membantu memulihkan nama baiknya yang menurut dia telah tercemar akibat munculnya tudingan tersebut.
“Supaya karena Fuad sudah dicekal, jadi semua permasalahan kita buang ke Fuad! Di pengadilan ini wajib saya minta pertolongan kepada pengadilan untuk membersihkan nama saya!” tegasnya.
Adapun informasi mengenai dugaan aliran uang ratusan miliar rupiah itu sebelumnya muncul dari keterangan seorang saksi dalam persidangan. Namun, saksi tersebut kemudian melakukan koreksi terhadap sumber informasi yang tercantum dalam berita acara pemeriksaan (BAP).
Saksi menjelaskan bahwa dirinya tidak memperoleh informasi tersebut secara langsung dari Fahd El Fouz A Rafiq, seperti yang tercantum dalam BAP. Menurutnya, informasi itu justru didengar dari percakapan sejumlah pihak ketika dirinya membawa Tim Pengawas (Timwas) DPR RI.
Dalam keterangannya, saksi juga mengaku tidak mengetahui siapa pihak yang menjadi perantara pemberian uang kepada Nusron Wahid. Ia memastikan bahwa dalam informasi yang didengarnya, nama Fuad maupun Yaqut Cholil Qoumas tidak disebut.
Atas kondisi tersebut, Fuad menilai informasi yang mengaitkan dirinya dengan dugaan aliran uang ratusan miliar rupiah perlu diperjelas, terutama terkait sumber serta dasar munculnya tudingan tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022