
Kontak tembak antara Tim Gabungan TNI dengan anggota OPM dari Kodap Sorong Raya mengakibatkan 3 orang tewas. (Koops TNI Habema)
JawaPos.com - Kontak tembak antara Kelompok Bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) dengan Tim Gabungan TNI di wilayah Kampung Kamat, Distrik Aifat Timur, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, menyebabkan 3 anggota OPM tewas. Salah satunya teridentifikasi sebagai Danops OPM Kodap IV/Sorong Raya bernama Manfret Fatem.
Panglima Koops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto menyampaikan bahwa seluruh pelaksanaan tugas pengamanan dilakukan secara selektif, terukur, profesional, dan sesuai dengan ketentuan hukum serta aturan pelibatan yang berlaku, dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat.
”Setiap ancaman terhadap keselamatan masyarakat dan aparat harus ditangani secara tegas, profesional, dan terukur,” kata dia kepada awak media pada Jumat (9/10).
Dalam kontak tembak tersebut, personel gabungan TNI berasal dari Tim Patroli Gabungan Denkul 4/Satgas Rajawali V dan Satgas Yonif 9 Marinir. Kontak tembak terjadi saat personel gabungan tersebut melaksanakan pengamanan wilayah. Dalam insiden itu, 3 orang dari kelompok OPM tewas di lokasi kejadian.
Berdasar data Koops TNI Habema, kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya terlibat dalam sejumlah peristiwa gangguan keamanan di wilayah Papua Barat Daya dan sekitarnya. Sejumlah aksi tersebut menyebabkan korban jiwa dan luka-luka.
Salah satu peristiwa berdarah terjadi di Kampung Sorry. Dalam aksi tersebut 2 personel Korps Marinir meninggal dunia dan 2 pucuk senjata api milik TNI dirampas oleh kelompok tersebut. Berdasar hasil pemeriksaan awal di lapangan, 1 orang dari 3 korban telah teridentifikasi sebagai Manfret Fatem.
”Namun tujuan utama pelaksanaan tugas bukan sekadar mengatasi gangguan keamanan, melainkan memastikan masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan aman, tanpa rasa takut, serta memperoleh pelayanan dan kesempatan membangun masa depan yang lebih baik,” beber Brigjen Riyanto.
Lebih lanjut, Koops TNI Habema memastikan,pengamanan wilayah akan terus dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan dan melindungi masyarakat dari dampak aksi kekerasan bersenjata. Tidak hanya pengamanan, pendekatan dialog, pembinaan teritorial, serta sinergi dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat juga menjadi bagian penting dalam upaya menciptakan kondisi yang aman.
”Setelah kejadian, personel gabungan melakukan pengamanan lokasi dan pemantauan situasi guna memastikan kondisi tetap aman serta mencegah terjadinya gangguan lanjutan. Berdasarkan laporan sementara, tidak terdapat korban dari pihak personel TNI dalam kontak tembak tersebut,” kata Kapen Koops TNI Habema Letkol Infanteri M.Wirya Arthadiguna.
Dari kontak tembak tersebut, ditemukan sejumlah barang bukti di lokasi kontak tembak. Antara lain 1 pucuk senjata api jenis AK 101, amunisi kaliber 5,56 mm sebanyak 30 butir, amunisi kaliber 9 mm, 2 unit telepon seluler, atribut kelompok OPM, bendera Bintang Kejora, 1 dokumen OPM, serta sejumlah perlengkapan pendukung lainnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Newcastle Jets vs Gamba Osaka di AFC Champions League Elite: Tim Tamu Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Newcastle Jets vs Gamba Osaka: Pertahanan Rapuh Tuan Rumah Jadi Celah!
Prediksi Skor Pohang Steelers vs Johor Darul Ta’zim: Harimau Selatan Siap Terkam Tuan Rumah
Prediksi Skor Buriram United vs Beijing Guoan: The Imperial Guards Terancam Tertahan
Prediksi Skor Kyoto Sanga vs Ratchaburi: Duel Tim Pesakitan Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: Rekor Pertemuan Jadi Modal Tuan Rumah
Prediksi Skor Tenerife vs Girona: Tamu Incar Tiga Poin, Tuan Rumah Tertekan
Prediksi Skor Buriram United vs Beijing Guoan di AFC Champions League Elite: Duel Berujung Imbang
TPG Guru Non-ASN Belum Cair, PGRI Desak Kemendikdasmen dan Kemenkeu Berikan Kepastian
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: La Dea Diburu Krisis, Tim Tamu Lebih Mengenaskan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022