Ilustrasi membaca bahasa tubuh (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Lebih dari 70% komunikasi tidak disampaikan melalui kata-kata, melainkan melalui ekspresi, gerakan, dan postur tubuh. Memahami bahasa tubuh dapat membantu menangkap pesan tersembunyi yang tidak selalu diungkapkan secara verbal.
Bahasa tubuh adalah bentuk komunikasi nonverbal yang mencakup ekspresi wajah, gerakan tangan, kontak mata, hingga postur tubuh. Setiap gerakan yang tampak sederhana dapat menyampaikan emosi, perasaan, dan niat yang tidak selalu diungkapkan dengan kata-kata.
Menafsirkan bahasa tubuh membantu meningkatkan komunikasi dalam berbagai situasi, baik dalam interaksi sosial maupun profesional. Kemampuan ini memungkinkan untuk memahami emosi orang lain lebih baik serta membangun hubungan yang lebih kuat.
Berikut adalah 7 cara membaca bahasa tubuh, termasuk memahami ekspresi wajah, postur, dan gerakan, yang penting untuk komunikasi yang efektif, seperti dilansir dari laman Greenmemag, Rabu (19/3).
Tatapan mata yang stabil menunjukkan rasa percaya diri dan keterlibatan dalam percakapan. Mata yang sering menghindari kontak dapat menandakan ketidakjujuran atau ketidaknyamanan dalam berkomunikasi.
Jika seseorang menatap terlalu tajam, hal ini bisa menjadi tanda dominasi atau upaya mengintimidasi. Mata yang berkedip cepat sering dikaitkan dengan ketegangan atau kecemasan.
Sebaliknya, tatapan yang lembut dengan intensitas seimbang mencerminkan ketulusan dalam interaksi. Memahami kontak mata membantu menyesuaikan pendekatan komunikasi agar lebih efektif.
2. Gerakan Tangan
Gerakan tangan terbuka mencerminkan keterbukaan dan kenyamanan saat berbicara. Menyembunyikan tangan di bawah meja atau di saku sering kali dikaitkan dengan perasaan tidak percaya diri.
Mengusap telapak tangan atau meremas jari dapat menunjukkan kegugupan atau ketegangan emosional. Gerakan tangan yang cepat dan agresif bisa menandakan frustrasi atau kemarahan yang coba disembunyikan.
Sebaliknya, tangan yang bergerak dengan tenang menunjukkan ketenangan dan pengendalian diri. Perhatikan gerakan tangan dalam percakapan untuk memahami emosi yang tersembunyi.
3. Postur Tubuh
Postur tubuh yang tegak menunjukkan kepercayaan diri dan kesiapan dalam berkomunikasi. Tubuh yang membungkuk dapat mengindikasikan perasaan rendah diri atau ketidaknyamanan dalam situasi tertentu.
Bahu yang tegang seringkali menunjukkan stres atau kecemasan yang sedang dialami. Posisi tubuh yang condong ke depan mencerminkan ketertarikan dan fokus terhadap lawan bicara.
Sebaliknya, posisi tubuh yang cenderung menjauh bisa mengisyaratkan ketidaktertarikan atau keinginan untuk mengakhiri percakapan. Memperhatikan postur tubuh membantu memahami tingkat kenyamanan seseorang dalam interaksi.
4. Posisi Kaki

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
