Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Mei 2025 | 01.13 WIB

Orang-orang yang Sulit Mengingat Mimpinya Cenderung Punya 7 Ciri-ciri Ini Tanpa Disadari, Apa Saja?

Ilustrasi orang yang sulit mengingat mimpinya./freepik/ senivpetro - Image

Ilustrasi orang yang sulit mengingat mimpinya./freepik/ senivpetro

JawaPos.com - Pernahkah kamu terbangun di pagi hari dengan perasaan seperti baru saja mengalami mimpi yang aneh atau menarik, namun tidak bisa mengingatnya dengan detail?

Ternyata, ini bukanlah hal yang terjadi begitu saja. Banyak orang mengalami kesulitan mengingat mimpinya, dan tanpa disadari, mereka memiliki kebiasaan atau pola hidup tertentu yang memengaruhi kemampuan otaknya untuk menyimpan ingatan mimpi.

Mimpi sebenarnya merupakan bagian alami dari siklus tidur kita, terutama saat memasuki fase tidur REM (Rapid Eye Movement), namun berbagai kebiasaan kecil yang tampaknya sepele dapat mengganggu proses ini.

Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa ciri-ciri atau kebiasaan umum yang dimiliki oleh orang-orang yang sulit mengingat mimpinya. Mungkin salah satunya adalah kebiasaan yang juga kamu lakukan tanpa sadar.

Dilansir dari laman Parent from Heart pada Sabtu (24/5), berikut merupakan 7 ciri-ciri yang dimiliki oleh orang yang sulit mengingat mimpinya.

1. Jadwal tidur yang tidak konsisten

Salah satu penyebab utama mengapa seseorang sulit mengingat mimpinya adalah karena tidak memiliki jadwal tidur yang teratur.

Tidur dan bangun di waktu yang berbeda-beda setiap hari bisa mengganggu ritme alami tubuh atau yang disebut sebagai ritme sirkadian.

Padahal, tubuh kita sangat menyukai keteraturan, termasuk dalam hal tidur. Mimpi biasanya terjadi pada fase tidur yang disebut REM (Rapid Eye Movement).

Jika pola tidur kita kacau, tubuh bisa kehilangan kesempatan untuk masuk ke fase ini secara optimal. Akibatnya, mimpi pun menjadi lebih samar dan sulit untuk diingat.

Oleh karena itu, membiasakan diri untuk tidur dan bangun di jam yang sama setiap hari sangat membantu dalam meningkatkan kualitas tidur sekaligus memperbesar kemungkinan untuk mengingat mimpi dengan lebih jelas.

2. Tidak meluangkan waktu untuk merenung setelah bangun tidur

Kebanyakan orang langsung terburu-buru beraktivitas begitu bangun tidur, tanpa memberi jeda waktu untuk sekadar diam sejenak dan merenungi apa yang baru saja mereka alami dalam mimpi.

Padahal, mimpi bersifat sangat cepat menguap dari ingatan. Jika kita tidak segera mencoba mengingat mimpi begitu membuka mata, maka ingatan itu akan hilang begitu saja.

Luangkan waktu sekitar 5 sampai 10 menit untuk tetap berbaring tenang, menutup mata kembali, dan membiarkan pikiran kembali ke suasana mimpi yang tadi dialami.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore