Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Mei 2025 | 04.10 WIB

4 Tanda Persahabatan Akan Berakhir dan Kapan Kamu Harus Melepaskannya

Pertemanan sejati (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Di media sosial, sering kali muncul ide bahwa saat kita berkembang dalam hidup secara fisik, finansial, atau ambisi kita juga harus meninggalkan teman-teman lama yang tidak setara dengan pencapaian kita. 

Ungkapan seperti Kamu adalah rata-rata dari lima orang yang paling sering bersamamu terdengar bijak, tapi sesungguhnya mereduksi makna persahabatan menjadi hubungan transaksional.

Padahal, sahabat sejati bukanlah sekadar cerminan status atau kesuksesan. Salah satu kutipan rapper Jadakiss yang menyentuh hati berkata, "Lebih baik miskin bersama daripada kaya sendirian."

Namun, bagaimana jika persahabatan berubah menjadi hubungan sepihak atau bahkan membuatmu merasa tidak dihargai?

Sebuah studi menunjukkan bahwa putusnya persahabatan bisa sama menyakitkannya dengan putus cinta. Ada saat-saat di mana memutuskan hubungan dengan teman adalah satu-satunya jalan demi kebaikanmu sendiri.

Dilansir dari Your Tango, berikut ini empat tanda kecil yang bisa jadi pertanda akhir dari sebuah persahabatan:

1. Mereka Tak Lagi Hadir saat Kamu Butuh

Teman yang baik akan hadir saat kamu benar-benar membutuhkan mereka. Tapi jika seseorang mulai menghilang atau tidak peduli di momen penting, ini bisa jadi tanda awal keretakan.

Ada dua bentuk pengkhianatan:

  •  Teman yang secara sadar menjatuhkan atau menyebarkan keburukan tentangmu.
  • Mereka yang tidak berniat menyakiti, tapi tetap melukai karena kelalaian atau ketidaktahuan.

Keduanya sama-sama berbahaya jika terus diabaikan. Bahkan, jika ada kekerasan atau tindakan kriminal terhadapmu atau orang terdekatmu, kamu berhak memutuskan hubungan tanpa rasa bersalah.

2. Kamu Mulai Bertanggung Jawab Atas Kekacauan Mereka

Jika temanmu terus-menerus terlibat masalah hukum, membuat kekacauan, atau mengganggu stabilitas hidupmu, ini adalah tanda bahaya besar.

Kebaikan hati sering membuat kita bertahan dalam hubungan yang tidak sehat, tapi pengalaman menunjukkan bahwa menjadi korban dari masalah orang lain bisa sangat merugikan. 

Studi tahun 2018 menunjukkan bahwa perbedaan pandangan soal masalah hukum bisa memicu pertengkaran dan merusak hubungan pertemanan.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore