Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 Juni 2025 | 13.35 WIB

Jika Seseorang Telah Bercerai Lebih dari Satu Kali, Mereka Mungkin Menunjukkan 7 Kepribadian Ini Tanpa Menyadarinya Menurut Psikologi

seseorang yang telah bercerai lebih dari satu kali. (Freepik/katemangostar) - Image

seseorang yang telah bercerai lebih dari satu kali. (Freepik/katemangostar)

JawaPos.com - Perceraian adalah keputusan besar dalam hidup seseorang yang membawa dampak emosional, sosial, dan psikologis yang mendalam. 

Namun ketika perceraian terjadi lebih dari sekali, artinya ada pola yang mungkin berulang dalam cara seseorang membangun dan mempertahankan hubungan. 

Psikologi menyoroti bahwa individu yang mengalami perceraian dua kali atau lebih sering kali mengembangkan atau menunjukkan karakteristik tertentu yang terbentuk sebagai respons dari pengalaman mereka. 

Menariknya, banyak dari kepribadian ini muncul tanpa disadari, menjadi bagian dari cara seseorang menyikapi cinta, konflik, dan kedekatan emosional.

Dilansir dari Geediting pada Rabu (11/6), terdapat 7 kepribadian yang mungkin dimiliki oleh seseorang yang telah mengalami perceraian lebih dari sekali, menurut sudut pandang psikologi:

1. Perfeksionis dalam Hubungan

Tanpa disadari, mereka mungkin memiliki ekspektasi hubungan yang sangat tinggi dan perfeksionis. 

Mereka ingin pasangan selalu sejalan dengan keinginan mereka, bebas dari kesalahan besar, dan selalu bisa membaca kebutuhan emosional tanpa perlu diminta. 

Standar ini sering tidak realistis dan menjadi sumber frustrasi ketika pasangan tidak mampu memenuhinya. 

Kekecewaan yang berulang atas ketidaksempurnaan pasangan bisa menjadi pemicu utama konflik dan perpisahan.

2. Takut Akan Kedekatan Emosional (Fear of Intimacy)

Mereka bisa tampak terbuka dan hangat di permukaan, tetapi secara tidak sadar membangun tembok emosional ketika hubungan mulai terasa terlalu dekat.

Trauma masa lalu atau rasa takut akan disakiti kembali membuat mereka menjaga jarak emosional dari pasangan. 

Akibatnya, hubungan terasa hampa, dingin, atau tidak berkembang. Ketakutan akan keterikatan mendalam ini sering kali baru disadari setelah hubungan gagal.

3. Pola Menghindar Ketika Terjadi Konflik

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore