
Cinta sering kali terlihat seperti misteri — hadir tanpa peringatan, menguasai hati, dan mengubah cara pandang kita. ./Freepik.
JawaPos.com - Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa Anda merasa “klik” dengan seseorang hanya dalam beberapa menit bertemu, sementara dengan orang lain rasanya hambar meski sudah bertahun-tahun kenal?
Apakah itu murni takdir, atau sebenarnya ada “program” dalam otak kita yang mengatur preferensi tersebut?
Psikologi modern menjelaskan bahwa cinta tidak sepenuhnya acak. Pilihan pasangan dipengaruhi oleh kombinasi unik antara biologi, pengalaman masa kecil, budaya, lingkungan sosial, dan faktor emosional pribadi. Bahkan, waktu pertemuan dan kondisi mental kita saat itu juga memainkan peran besar.
Dengan memahami faktor-faktor ini, kita bisa:
Mengenal diri sendiri lebih dalam.
Menghindari pola hubungan yang merusak.
Membuka peluang untuk membangun hubungan yang lebih sehat dan memuaskan.
Dilansir dari laman Your Tango, mari kita telusuri satu per satu enam faktor tak terlihat yang membentuk arah hati kita.
"Cinta bisa dimulai jauh sebelum kita lahir."
Sejak di dalam kandungan, tubuh kita sudah “diprogram” oleh kombinasi genetik dan lingkungan hormonal. Penelitian Helen Fisher, seorang antropolog biologi terkenal, mengungkap bahwa kadar hormon tertentu selama perkembangan janin dapat membentuk kecenderungan kepribadian.
Testosteron: Terkait dengan sifat dominan, berani mengambil risiko, dan tegas.
Estrogen: Berkaitan dengan empati, intuisi, dan kepekaan emosional.
Dopamin: Mendorong rasa penasaran, spontanitas, dan energi tinggi.
Serotonin: Menumbuhkan sifat tenang, teratur, dan setia.
Orang dengan profil hormon tertentu cenderung tertarik pada pasangan yang memiliki sifat saling melengkapi atau justru mirip, tergantung pada kebutuhan emosional mereka.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
