
Ilustrasi dua orang yang sedang berbicara./Freepik
JawaPos.com - Menetapkan batasan sering terasa canggung, karena kita tidak ingin dicap dingin atau kasar.
Banyak dari kita diajarkan untuk selalu mengiyakan, meskipun tubuh sudah menjerit untuk menolak.
Padahal, batasan bukanlah tembok yang mengisolasi, melainkan pintu yang memungkinkan masuknya hal positif dan menahan hal negatif.
Batasan adalah tindakan penghormatan diri yang paling kuat untuk melindungi energi. Melansir dari Geediting.com Minggu (12/10), ada delapan cara untuk melindungi energi pribadi dengan anggun. Belajar menetapkan batasan dengan benar justru dapat memperdalam koneksi.
Berikut adalah delapan cara untuk melindungi energi Anda tanpa bersikap kasar:
Pahami Apa yang Menguras dan Mengisi Energi Anda
Sebelum membuat batasan, Anda harus tahu sumber kebocoran energi Anda. Identifikasi aktivitas, orang, atau kebiasaan yang membuat Anda lelah atau justru bersemangat. Kejelasan ini menjadi kompas Anda untuk mengomunikasikan kebutuhan dengan tenang dan percaya diri.
Ganti Permintaan Maaf dengan Rasa Syukur
Saat menetapkan batasan, banyak orang terjebak dalam meminta maaf berlebihan. Mengatakan "tidak" bukanlah kesalahan yang perlu disesali, sebab Anda memprioritaskan diri sendiri. Cobalah ganti "Maaf" dengan "Terima kasih atas undangannya, saya perlu waktu untuk beristirahat malam ini."
Pelajari Rasa Bersalah yang Muncul
Rasa bersalah adalah hal normal saat Anda mulai sering mengatakan "tidak," terutama bagi orang yang suka menyenangkan orang lain. Rasa bersalah ini tidak berarti Anda salah, melainkan Anda sedang melakukan hal baru yang menantang. Ingatkan diri Anda, "Tidak apa-apa menjaga diri sendiri."
Komunikasi Batasan dengan Jelas dan Ramah
Batasan baru akan berfungsi jika orang lain memahaminya, sehingga Anda harus bersikap langsung namun tetap hangat. Anda tidak perlu menjelaskan secara berlebihan, cukup dengan pernyataan tenang dan sederhana. Misalnya, "Saya butuh waktu tenang akhir pekan ini, mari kita bertemu minggu depan."
Gunakan Isyarat Fisik dan Digital
Batasan tidak selalu harus disampaikan secara lisan, karena dapat berupa isyarat lingkungan. Contohnya, tetapkan mode "Jangan Ganggu" di ponsel saat sedang bekerja atau makan bersama keluarga. Hambatan digital dan fisik ini membuat batasan menjadi otomatis dan mengurangi kebutuhan penjelasan.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
