
Ilustrasi dua orang yang sedang berbicara, dengan salah satunya terlihat bingung saat mendengarkan, menunjukkan ketidakselarasan emosional dalam percakapan./Freepik
JawaPos.com - Kecerdasan emosional (EQ) memainkan peran yang sangat penting dalam keberhasilan hubungan interpersonal kita.
EQ yang rendah sering kali diungkapkan melalui penggunaan frasa-frasa tertentu yang menunjukkan kurangnya empati dan kesadaran diri. Frasa-frasa tersebut dapat dengan cepat merusak komunikasi dan membuat orang di sekitar merasa tidak dihargai.
Memahami hal ini dapat membantu kita mengenali pola bicara yang perlu dihindari agar interaksi menjadi lebih baik, karena kecerdasan emosional yang rendah dapat menghambat perkembangan hubungan, melansir dari situs Geediting.com Selasa (11/11).
Mari kita cermati sepuluh ungkapan yang sering digunakan orang dengan EQ rendah tanpa mereka sadari dampaknya.
1. "Kamu terlalu sensitif"
Ungkapan ini pada dasarnya adalah bentuk penolakan emosional dari lawan bicara Anda. Saat seseorang mengatakan ini, ia mengalihkan fokus dari perilakunya sendiri ke reaksi Anda. Ini seolah-olah mengatakan bahwa perasaan orang lain itu salah, padahal perasaan tidak bisa dibenarkan atau disalahkan.
2. "Coba lupakan saja"
Orang yang terus-menerus mengatakan ini percaya bahwa emosi dapat dimatikan layaknya saklar lampu. Mereka tidak memahami bahwa emosi perlu diproses, bukan sekadar diabaikan dan dilupakan. Ini adalah respons yang tidak peka terhadap penderitaan atau masalah orang lain.
3. "Memang sudah sifatku begitu"
Frasa ini sering digunakan sebagai tameng untuk menghindari tanggung jawab atas perilaku buruk yang merugikan orang lain. Orang dengan EQ rendah menggunakan ungkapan ini untuk membenarkan tindakan tanpa perlu berusaha untuk berubah. Ini menunjukkan keengganan untuk tumbuh dan belajar.
4. "Aku hanya jujur saja"
Kekejaman yang dibungkus dengan kejujuran adalah ciri khas EQ yang rendah. Mereka tidak menyadari bahwa kebenaran tanpa kepekaan sama dengan kekejaman yang tidak perlu. Orang-orang ini bangga mengatakan apa adanya tanpa mempertimbangkan perasaan orang lain.
5. "Tenang saja"
Tidak ada yang membuat seseorang menjadi kurang tenang selain disuruh untuk tenang oleh orang lain. Ungkapan ini secara instan membatalkan emosi seseorang. Ini menunjukkan bahwa perasaan mereka dianggap tidak nyaman atau merepotkan.
6. "Semua terjadi karena suatu alasan"

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
