
ilustrasi orang yang punya banyak kenalan. (freepik)
JawaPos.com – Beberapa individu tampak memiliki banyak teman, selalu dikelilingi orang, selalu diundang ke pertemuan atau kegiatan kelompok.
Mereka mudah disukai, memiliki koneksi yang luas, dan aktif secara sosial. Namun di balik semua itu, sebagian dari mereka tak punya siapa pun yang benar-benar bisa diandalkan.
Mereka ramah dengan semua orang namun tak dekat dengan siapa pun. Hubungan mereka tampak erat sekaligus hampa.
Psikologi menyebut 6 perilaku yang sering ditunjukkan orang ketika mereka memiliki banyak kenalan tetapi kesulitan menjalin persahabatan sejati, seperti dilansir geediting.
Orang yang memiliki banyak kenalan sering kali unggul dalam percakapan dangkal. Mereka menawan, lucu, positif, atau mudah beradaptasi.
Namun ketika pembicaraan mulai mengarah ke kerentanan, perjuangan pribadi, atau kebenaran emosional, mereka secara halus mengalihkan atau menutup diri.
Banyak orang yang tidak punya teman sejati diam-diam menginginkan kedekatan sebab tidak tahu bagaimana caranya percaya.
Hal ini sering kali bermula dari pengalaman masa lalu seperti pengkhianatan, pengasuhan yang tidak konsisten, atau hubungan yang tidak terduga secara emosional.
Orang yang tidak punya teman dekat sering kali menjadi sangat menyenangkan. Mereka belajar sejak dini bahwa disukai lebih aman daripada menjadi nyata.
Kenalan menikmati versi mereka yang menyenangkan. Namun, tak seorang pun bisa mengenal pribadi yang sebenarnya.
Orang-orang dengan banyak kenalan sering kali menjalani kehidupan yang cepat, terjadwal, dan aktif. Kalender sosial mereka penuh.
Namun terkadang, kesibukan merupakan sebuah perisai karena ini menjadi pengalih perhatian dari kekosongan emosional.
Orang yang tidak punya teman sejati sering kali menampilkan versi diri mereka yang santun, cakap, dan semuanya baik-baik saja.
Mereka tidak meminta bantuan, tidak mengaku ketika kewalahan, dan tidak menunjukkan kelemahan
Sebagian berasal dari kesombongan. Sebagian berasal dari rasa takut. Dan sebagian lagi berasal dari kebiasaan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022