
Berlatih mindfulness adalah salah satu kebiasaan orang yang bisa mengubah tekanan menjadi kemajuan (freepik)
JawaPos.com – Dalam dunia yang serba cepat seperti saat ini tidak sedikit orang yang terjebak dalam rasa panik, depresi, stress hingga tekanan yang terlalu menumpuk.
Namun, uniknya ada sebagian orang yang justru mampu mengubah tekanan menjadi kemajuan. Mereka bisa menjadi lebih tangguh, produktif dan stabil dalam emosional.
Hal ini tentunya bisa meningkatkan kesehatan mental, pengembangan diri dan ketahanan diri di era modern saat ini.
Dilansir dari laman Global English Editing (2/12), ada 6 kebiasaan orang yang bisa mengubah tekanan menjadi dorongan untuk maju sebagai berikut :
1. Menerima tekanan tanpa melarikan diri
Kebiasaan pertama orang yang mampu mengubah tekanan menjadi kemajuan adalah mampu menerima tekanan tersebut tanpa melarikan diri.
Artinya mereka memahami bahwa tekanan adalah bagian yang tidak mudah terelakkan dari kehidupan dan kuncinya adalah memang belajar bagaimana menanganinya bukan menghindarinya.
Rahasianya adalah mampu mengubah pola pikir Anda untuk melihat tekanan sebagai pemicu pertumbuhan dan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan Anda.
Perlu diketahui bahwa orang yang kuat mentalnya akan memahami bahwa tekanan adalah bagian alami kehidupan. Sehingga mereka akan mengakui dan menghadapinya dengan kepala dingin.
Sikap ini yang nantinya akan membantu mengurangi kecemasan dan menciptakan ruang berpikir yang rasional.
2. Melatih mindfulness setiap hari
Mindfulness merupakan praktik yang memfokuskan perhatian pada saat ini dan telah dikaitkan dengan tingkat stres dan kecemasan yang lebih rendah.
Artinya dengan mindfulness maka kita akan memahami dan mengelola reaksi kita terhadap stres dan tekanan sehingga menumbuhkan pola pikir yang lebih tenang.
