
seseorang yang mencari validasi di media sosial./Freepik/freepik
JawaPos.com - Dalam dunia yang kian terhubung secara digital, media sosial bukan hanya ruang untuk berbagi, tetapi juga tempat untuk merasa “dilihat”, “dianggap”, dan “diakui”.
Tak sedikit orang yang—secara sadar maupun tidak—menggunakan platform ini sebagai sumber validasi yang mungkin tidak mereka dapatkan dalam kehidupan nyata.
Dalam psikologi, perilaku tersebut berkaitan erat dengan kebutuhan dasar manusia untuk mendapatkan penghargaan sosial, perhatian, dan pengakuan identitas.
Namun, ketika validasi eksternal menjadi tujuan utama, pola perilaku tertentu mulai muncul.
Dilansir dari Senin (1/12), terdapat sembilan kebiasaan umum yang sering dilakukan orang di media sosial ketika mereka sedang mencari validasi.
1. Mengunggah Berlebihan (Oversharing) Untuk Mencari Perhatian
Mereka membagikan terlalu banyak detail tentang kehidupan pribadi—mulai dari keluhan, hubungan, hingga konflik—karena respons dari orang lain memberikan rasa diterima.
Secara psikologis, oversharing sering muncul dari kebutuhan untuk merasa terhubung dan mendapatkan empati, terutama ketika individu merasa kurang mendapat dukungan emosional di dunia nyata.
2. Menghapus dan Mengunggah Ulang Jika Engagement Rendah
Ada orang yang cepat menghapus postingan saat like atau komentar tidak sesuai ekspektasi.
Perilaku ini menunjukkan bahwa nilai diri mereka semakin tergantung pada reaksi audiens.
Dalam psikologi, ini berkaitan dengan contingent self-esteem—harga diri yang melekat pada penilaian luar.
3. Membandingkan Diri Secara Terus-Menerus
Seseorang yang mencari validasi sering memonitor akun orang lain untuk melihat apakah hidup mereka terlihat “lebih baik” atau “lebih sukses”.
Perbandingan sosial seperti ini, menurut teori social comparison, dapat memperburuk kecemasan, depresi, dan ketidakpuasan diri.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
