
seseorang yang masih sering menelepon di usia tua./Freepik/freepik
JawaPos.com - Di zaman ketika hampir semua orang berpindah ke komunikasi cepat lewat pesan singkat, emoji, dan voice note, ada kelompok yang tetap bertahan pada satu kebiasaan klasik: menelepon.
Tidak sekadar kebiasaan jadul, fenomena ini justru membuka jendela menarik tentang bagaimana seseorang berpikir, memproses hubungan sosial, dan memaknai kedekatan emosional.
Menurut psikologi, orang-orang di usia 60-an yang lebih memilih telepon daripada teks bukan hanya melakukan hal “tradisional”—mereka terhubung secara berbeda dari mayoritas orang.
Mereka memiliki pola komunikasi, gaya kelekatan, dan sensitivitas interpersonal yang tidak sama dengan generasi yang tumbuh di era digital serba cepat.
Dilansir dari Geediting pada Senin (1/12), terdapat tujuh alasan psikologis yang membuat pilihan “mengangkat telepon dan menelepon langsung” menggambarkan karakter dan pola hubungan yang unik pada seseorang di usia 60-an.
1. Anda Tidak Mencari Efisiensi—Anda Mencari Koneksi
Sebagian besar generasi muda mengirim pesan teks demi efisiensi.
Tapi jika Anda masih memilih telepon, itu menunjukkan bahwa Anda tidak hanya mengejar informasi, tapi koneksi emosional.
Menurut theory of connected communication, suara manusia mampu memberikan konteks emosional yang tidak bisa direplikasi oleh teks.
Anda merasakan perbincangan sebagai bentuk kedekatan, bukan sekadar pertukaran informasi.
2. Anda Memiliki Kecerdasan Interpersonal yang Lebih Peka
Banyak orang kini menyembunyikan perasaan di balik teks pendek atau emoji.
Sementara Anda, melalui telepon, bisa mendengar nada suara, jeda, tawa, atau kegelisahan kecil yang tidak tertangkap lewat kata-kata.
Psikologi menyebut ini sebagai kemampuan membaca isyarat sosial tingkat tinggi, dan itu lebih umum ditemukan pada orang yang terbiasa berinteraksi tatap muka atau suara sepanjang hidupnya.
3. Anda Lebih Mengutamakan Kepastian daripada Ambiguitas
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022