
seseorang yang berpikir sambil bergerak./Freepik/Wavebreak Media
Jawapos.com - Pernahkah Anda merasa sulit berpikir jernih saat duduk diam terlalu lama?
Sebaliknya, ide justru mengalir deras ketika Anda berjalan mondar-mandir, menggoyangkan kaki, atau bahkan membersihkan meja?
Padahal, menurut psikologi kognitif dan neurosains, hal itu justru bisa menjadi indikator cara kerja otak yang lebih kompleks dan adaptif.
Otak manusia tidak selalu bekerja optimal dalam kondisi statis. Bagi sebagian orang, gerakan fisik kecil justru menjadi “pemicu” yang membantu mengakses memori, kreativitas, dan pengambilan keputusan.
Dilansir dari Geediting pada Selasa (16/12), jika Anda termasuk tipe yang perlu bergerak untuk berpikir, besar kemungkinan Anda sedang mengaktifkan mekanisme otak tingkat lanjut berikut ini.
1. Anda Mengaktifkan Koneksi Otak–Tubuh (Embodied Cognition)
Psikologi modern mengenal konsep embodied cognition, yaitu gagasan bahwa pikiran tidak bekerja terpisah dari tubuh.
Saat Anda bergerak, otak tidak hanya memproses ide secara abstrak, tetapi juga mengintegrasikan sensasi fisik, posisi tubuh, dan ritme gerakan.
Berjalan sambil berpikir, misalnya, membantu otak “menyimulasikan” alur pemikiran secara lebih konkret.
Inilah sebabnya banyak filsuf, penulis, dan pemimpin besar dikenal gemar berjalan kaki saat merenung. Gerakan membantu pikiran terasa lebih hidup dan tidak terjebak di ruang mental yang sempit.
2. Anda Membantu Otak Mengatur Beban Kognitif
Berpikir mendalam membutuhkan kapasitas kerja otak (working memory) yang besar. Ketika Anda duduk diam dan memaksa fokus, beban kognitif bisa menumpuk dan membuat pikiran terasa buntu.
Gerakan kecil—seperti mengetuk meja, berjalan pelan, atau mengubah posisi duduk—membantu otak “mendistribusikan ulang” energi mental.
Ini seperti membuka katup tekanan agar pikiran tidak macet. Psikolog melihat ini sebagai strategi regulasi diri yang tidak disadari, tetapi efektif.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
