
seseorang yang tidak mendengarkan anda dengan baik./Freepik/EyeEm
JawaPos.com - Menyatakan batasan (boundaries) adalah tanda kedewasaan emosional. Ini bukan tentang menolak orang lain, melainkan tentang menghargai diri sendiri.
Namun dalam praktiknya, tidak semua orang benar-benar mendengar ketika kita berkata “cukup”, “tidak”, atau “saya tidak nyaman”.
Dalam psikologi komunikasi, mendengarkan bukan sekadar mendengar kata-kata, tetapi memahami makna, emosi, dan kebutuhan di baliknya.
Sayangnya, ada kalanya respons seseorang justru menunjukkan sebaliknya: mereka tidak sedang mencoba memahami Anda, melainkan mempertahankan kepentingan mereka sendiri.
Dilansir dari Geediting pada Selasa (23/12), jika setelah Anda menyatakan batasan, seseorang mengatakan hal-hal berikut, besar kemungkinan mereka tidak benar-benar mendengarkan Anda.
1. “Kamu terlalu sensitif.”
Kalimat ini terdengar sederhana, tetapi dampaknya sangat merusak secara psikologis. Alih-alih menghargai perasaan Anda, mereka justru mengecilkannya.
Dalam psikologi, ini dikenal sebagai emotional invalidation—penyangkalan terhadap emosi orang lain. Saat seseorang mengatakan Anda “terlalu sensitif”, fokusnya bukan lagi pada batasan yang Anda buat, melainkan pada “kesalahan” emosi Anda.
Padahal, batasan bukan soal perasaan berlebihan, melainkan tentang kebutuhan yang sah.
2. “Aku cuma bercanda, kok.”
Humor sering dijadikan tameng untuk menghindari tanggung jawab. Ketika Anda menyatakan batasan lalu dibalas dengan kalimat ini, pesan tersiratnya adalah: kenyamanan saya lebih penting daripada perasaan Anda.
Secara psikologis, ini menunjukkan kurangnya empati. Bercanda seharusnya membuat kedua belah pihak nyaman, bukan satu tertawa sementara yang lain terluka.
Jika Anda sudah mengatakan tidak nyaman, maka candaan itu seharusnya berhenti—tanpa perlu pembelaan.
3. “Dari dulu juga kamu nggak masalah.”
Ini adalah bentuk manipulasi berbasis masa lalu. Orang tersebut seolah berkata bahwa karena Anda pernah mentoleransi sesuatu, maka Anda tidak berhak berubah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022