
seseorang yang menjaga harga diri./Freepik/EyeEm
JawaPos.com - Menua memiliki cara unik untuk menghilangkan kabut. Ketika masih muda, kita sering mentolerir hal-hal yang seharusnya tidak kita tolerir. Kita mengabaikan komentar yang menyakitkan.
Anda membuat alasan untuk orang-orang yang mengecewakan Anda. Anda berkata pada diri sendiri, “Mungkin mereka tidak bermaksud seperti itu.”
Namun seiring waktu, Anda mulai melihat pola-pola. Anda menyadari bahwa kedamaian itu berharga. Energi Anda terbatas. Dan rasa hormat terhadap diri sendiri bukanlah sesuatu yang Anda temukan secara kebetulan. Itu adalah sesuatu yang Anda lindungi.
Sekarang, aku tidak mengatakan kamu harus memotong hubungan dengan orang lain begitu mereka membuat kesalahan. Kita semua manusia.
Tapi ada perilaku tertentu yang orang dengan harga diri yang sejati berhenti mentolerir, terutama seiring berjalannya waktu.
Dikutip dari geediting pada Minggu (4/12), Mari kita bahas hal-hal tersebut.
1) Ketidakhormatan yang disamarkan sebagai “cuma bercanda”
Pernahkah Anda memperhatikan bagaimana beberapa orang menyembunyikan kejahatan mereka di balik humor?
Mereka membuat komentar tajam, Anda bereaksi, lalu mereka berkata, “Tenang saja, aku cuma bercanda.”
Itu bukan humor. Itu menguji batas Anda.
Intensi lebih penting daripada nada suara. Jika sebuah lelucon membuat Anda merasa kecil, itu bukan lelucon yang tidak berbahaya. Itu adalah sindiran yang disamarkan sebagai permainan.
Orang yang menghargai diri sendiri tidak akan berdebat tentang hal itu. Mereka tidak mencoba meyakinkan siapa pun. Mereka hanya berkata, “Saya tidak menemukan itu lucu,” dan mereka berhenti terlibat dalam kebodohan semacam itu.
Karena jika seseorang terus mengganggu martabat Anda, mereka bukan sedang bercanda. Mereka sedang menekan.
2) Dihiraukan atau diperlakukan seolah-olah Anda tidak ada
Seiring bertambahnya usia, Anda berhenti memperjuangkan perlakuan yang layak.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
