
seseorang yang mencari gejala di penyakit di google./ Freepik/freepik
JawaPos.com - Di era digital, Google sering kali menjadi “dokter pertama” sebelum kita benar-benar bertemu tenaga medis.
Sedikit pusing, jantung berdebar, atau nyeri yang sulit dijelaskan—semuanya langsung diketik di kolom pencarian.
Awalnya mungkin terasa wajar. Namun, ketika kebiasaan ini dilakukan berulang kali, secara intens, dan disertai rasa cemas berlebihan, psikologi melihatnya sebagai sesuatu yang lebih dari sekadar rasa ingin tahu.
Fenomena ini dikenal sebagai cyberchondria, yaitu kecenderungan mencari informasi kesehatan secara berlebihan di internet hingga memicu kecemasan.
Menariknya, di balik kebiasaan “googling gejala” yang obsesif, sering tersembunyi pola perilaku dan kondisi psikologis tertentu.
Dilansir dari Geediting pada Jumat (9/1), jika Anda merasa sering terjebak dalam siklus ini, bisa jadi Anda menunjukkan beberapa perilaku berikut.
1. Selalu Mengantisipasi Skenario Terburuk
Saat membaca satu gejala ringan, pikiran Anda langsung meloncat ke kemungkinan penyakit paling serius.
Sakit kepala bukan lagi sekadar kurang tidur, tetapi langsung diasosiasikan dengan tumor otak atau gangguan saraf berat.
Menurut psikologi, pola ini berkaitan dengan catastrophic thinking, yaitu kecenderungan memperbesar ancaman meski buktinya minim.
2. Sulit Merasa Tenang Meski Sudah Mendapat Jawaban
Alih-alih merasa lega setelah membaca penjelasan medis, Anda justru semakin gelisah. Satu artikel tidak pernah cukup.
Anda membuka forum, blog, jurnal, hingga video, berharap menemukan jawaban yang benar-benar menenangkan—namun ketenangan itu tak kunjung datang.
3. Memiliki Kebutuhan Tinggi untuk Mengontrol Ketidakpastian

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
