
Ilustrasi seseorang yang kurang menghargai diri sendiri (Magnific/Tirachardz)
JawaPos.com - Di mata banyak orang, menjadi pribadi yang baik adalah sebuah keutamaan. Kita diajarkan untuk membantu sesama, mengalah, bersikap ramah, dan mengutamakan kebutuhan orang lain. Namun, psikologi menunjukkan bahwa tidak semua perilaku yang tampak "baik" berasal dari tempat yang sehat secara emosional.
Terkadang, tindakan yang terlihat penuh kebaikan sebenarnya muncul dari ketakutan akan penolakan, kebutuhan untuk disukai, atau keyakinan bahwa kebutuhan orang lain lebih penting daripada kebutuhan diri sendiri. Dalam jangka panjang, pola seperti ini dapat mengikis harga diri dan membuat seseorang merasa lelah secara emosional.
Dilansir dari Expert Editor pada Kamis (4/6), terdapat 10 perilaku yang sering dianggap baik, tetapi bisa menjadi tanda bahwa Anda belum cukup menghargai diri sendiri.
Baca Juga:7 Perilaku Halus Ini Menunjukkan Berapa Besar Seseorang Benar Menghormati Anda Menurut Psikologi
1. Selalu Mengatakan "Ya" kepada Semua Orang
Membantu orang lain adalah hal yang positif. Namun, jika Anda hampir tidak pernah mengatakan "tidak", ada kemungkinan Anda melakukannya bukan karena ingin membantu, melainkan karena takut mengecewakan orang lain.
Psikolog menyebut pola ini sebagai people-pleasing behavior. Orang yang terjebak dalam pola ini sering merasa bahwa nilai dirinya bergantung pada seberapa berguna atau menyenangkannya mereka bagi orang lain.
Akibatnya, mereka menerima terlalu banyak tanggung jawab, kelelahan, dan akhirnya merasa dimanfaatkan.
Menghargai diri sendiri berarti memahami bahwa Anda berhak menetapkan batasan tanpa harus merasa bersalah.
2. Terlalu Sering Meminta Maaf
Pernahkah Anda meminta maaf bahkan ketika sebenarnya tidak melakukan kesalahan?

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
