
Ilustrasi ibu dan anak (Freepik)
JawaPos.com – Perjalanan menjadi seorang ibu merupakan fase kehidupan yang penuh tantangan sekaligus pengalaman baru.
Di tengah perubahan besar tersebut, tidak sedikit perempuan yang secara perlahan kehilangan kontak dengan lingkaran pertemanan mereka.
Kesibukan mengurus anak dan menyesuaikan peran baru sering membuat waktu untuk berkomunikasi menjadi sangat terbatas.
Berikut 5 alasan utama yang menyebabkan perempuan kehilangan kedekatan dengan teman-temannya setelah memiliki anak, seperti dilansir dari laman Geediting.
Baca Juga: 5 Hal Toxic dalam Pertemanan yang Sering Diabaikan dan Harus Anda Sadari Sejak Awal Berteman
Menjadi seorang ibu itu sangat menyita waktu. Anda begitu sibuk dengan dunia si kecil sehingga tampaknya tidak ada ruang untuk hal lain atau siapa pun.
Kebiasaan pertama yang mungkin Anda perhatikan adalah perubahan prioritas. Seperti halnya tontonan pertandingan sepak bola anak Anda atau pertemuan orang tua-guru menjadi lebih penting daripada rencana makan siang bersama teman Anda.
Jadi meskipun Anda mungkin berpikir tidak masalah apakah Anda datang ke acara minum kopi itu atau tidak, kenyataannya, ada bedanya.
Ingat, menjaga persahabatan setelah punya anak adalah tindakan yang harus dilakukan secara seimbang.
Meskipun keluarga akan selalu menjadi prioritas utama, penting juga untuk meluangkan waktu bagi teman-teman Anda karena mereka tetap menjadi bagian penting dalam hidup Anda.
Kebiasaan lain yang dapat muncul tiba-tiba adalah kecenderungan untuk tidak menghadiri acara sosialn Kebiasaan ini tidak hanya membuat Anda kehilangan kontak dengan teman-teman, tetapi juga dapat membuat mereka merasa Anda tidak lagi tertarik dengan kehidupan mereka. Jadi, meskipun tidak apa-apa untuk mengatakan tidak, penting juga untuk berusaha hadir saat Anda bisa.
Anda mungkin menyadari bahwa percakapan Anda dengan teman-teman mulai lebih banyak tentang anak-anak Anda dan lebih sedikit tentang Anda atau mereka.
Perubahan ini secara tidak sengaja dapat menjauhkan teman-teman Anda, terutama mereka yang tidak memiliki anak sendiri.
