Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 29 Maret 2026 | 05.37 WIB

Orang yang Tidak Memiliki Teman Dekat Seringkali Menunjukkan 9 Perilaku Perlindungan Diri Ini Tanpa Menyadarinya Menurut Psikologi

seseorang yang tidak memiliki teman dekat./Sumber foto: Freepik/tirachardz - Image

seseorang yang tidak memiliki teman dekat./Sumber foto: Freepik/tirachardz

JawaPos.com - Tidak semua orang memiliki lingkaran pertemanan yang dekat. Sebagian orang tampak mandiri, kuat, dan tidak terlalu membutuhkan orang lain. Namun, di balik itu, psikologi menunjukkan bahwa ketiadaan hubungan dekat sering kali mendorong seseorang mengembangkan berbagai mekanisme perlindungan diri—tanpa mereka sadari.

Perilaku-perilaku ini bukan tanda kelemahan, melainkan cara alami pikiran untuk melindungi diri dari rasa sakit, penolakan, atau kekecewaan.

Dilansir dari Expert Editor pada Sabtu (28/3), terdapat 9 perilaku yang sering muncul.

1. Terlalu Mandiri (Hyper-Independence)

Orang yang tidak memiliki teman dekat sering merasa bahwa mereka harus melakukan segalanya sendiri. Mereka jarang meminta bantuan, bahkan saat sebenarnya membutuhkan.

Secara psikologis, ini adalah bentuk perlindungan:

“Kalau aku tidak bergantung pada siapa pun, aku tidak akan kecewa.”

Namun, kemandirian ekstrem bisa membuat seseorang semakin terisolasi.

2. Sulit Percaya pada Orang Lain

Kepercayaan adalah fondasi hubungan. Tanpanya, hubungan sulit berkembang.

Orang tanpa teman dekat sering:

Curiga terhadap niat orang lain
Takut dikhianati
Menghindari membuka diri

Ini biasanya berasal dari pengalaman masa lalu atau ketakutan akan penolakan.

3. Menghindari Kedekatan Emosional

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore