
Ilustrasi interview kerja. (Freepik)
JawaPos.com - Pernahkah Anda merasa sudah memiliki resume yang sempurna dan kualifikasi yang mumpuni, namun tetap gagal dalam proses wawancara? Ternyata, penampilan rapi dan pengalaman kerja belasan tahun saja tidak cukup untuk meluluhkan hati para manajer perekrutan.
Sebuah peringatan keras datang dari petinggi perusahaan global mengenai satu sifat spesifik yang bisa menghancurkan peluang karier siapa pun. Meskipun Anda adalah seorang ahli di bidangnya, sifat ini akan langsung menjadi "bendera merah" atau red flag bagi perusahaan mana pun yang Anda lamar.
Kepribadian yang Anda bawa ke meja wawancara sering kali jauh lebih menentukan daripada deretan sertifikat di atas kertas. Manajer perekrutan modern kini lebih jeli dalam membedakan mana kandidat yang akan menjadi motor penggerak tim dan mana yang justru akan menjadi racun di lingkungan kerja.
Dilansir dari YourTango, sikap negatif yang menetap adalah penghalang utama kesuksesan. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai sifat yang membuat seseorang mustahil untuk dipekerjakan dan bagaimana cara menghindarinya.
Si "Penghisap Energi" yang Dijauhi Perusahaan
Donna Morris, Wakil Presiden Eksekutif dan Kepala Bagian Sumber Daya Manusia di Walmart, mengungkapkan bahwa ada tipe orang yang kehadirannya di kantor sangat tidak diinginkan. Mereka adalah orang-orang yang selalu melihat sisi gelap dari setiap situasi dan terus-menerus mengeluh tanpa henti.
"Orang yang selalu pesimis" adalah tanda bahaya utama di tempat kerja yang paling dihindari oleh Morris. Tipe ini biasanya bukan hanya merusak suasana hati, tetapi juga menjadi penghambat bagi inovasi dan ide-ide baru yang muncul dari rekan kerja lainnya.
"Tidak ada yang mau (mempekerjakanL orang yang selalu pesimis. Anda tahu mereka akan datang (dan) mereka akan membawa masalah, bukan solusi. Saya suka orang-orang yang membawa masalah dan saran tentang bagaimana mereka dapat menyelesaikannya," tegas Morris.
Sifat ini sangat berbahaya karena mereka cenderung meremehkan perspektif baru sebelum sempat dicoba. Bagi perusahaan, mempekerjakan orang seperti ini berarti mengundang konflik internal yang bisa menghentikan produktivitas tim secara keseluruhan.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
