
seseorang yang tetap bugar di usia tua./Freepik/freepik
JawaPos.com - Kelelahan kerja tidak datang secara tiba-tiba. Ia menumpuk sedikit demi sedikit. Satu email lagi yang dibalas di luar jam kerja. Satu malam lagi dengan tidur yang tidak nyenyak. Satu minggu lagi di mana Anda hampir tidak ingat apa yang Anda lakukan untuk diri sendiri, dibandingkan dengan apa yang Anda lakukan untuk orang lain.
Dilansir dari hackspirit pada Rabu (15/4), saat Anda menyadari bahwa tenaga Anda sudah habis, ternyata Anda sudah berjuang dengan sisa-sisa tenaga selama berbulan-bulan.
Angka-angka tersebut mengonfirmasi apa yang sudah dirasakan oleh sebagian besar pekerja. Laporan Kelelahan Mental 2026 dari Mental Health UK, yang didasarkan pada survei terhadap lebih dari 4.500 orang dewasa di Inggris, menemukan bahwa 91% orang dewasa mengalami tingkat tekanan dan stres yang tinggi atau ekstrem dalam setahun terakhir.
Satu dari lima pekerja mengambil cuti karena kesehatan mental yang buruk akibat stres, angka ini meningkat menjadi dua dari lima di kalangan usia 18 hingga 24 tahun. Dan hanya 27% pekerja yang mengatakan kesehatan mental benar-benar diprioritaskan dan didukung melalui tindakan dan sumber daya di tempat kerja mereka.
Itu bukan kasus-kasus ekstrem. Itu adalah pengalaman umum dalam dunia kerja modern.
Yang menarik bagi saya bukanlah diagnosisnya. Kita tahu kelelahan mental itu nyata. Yang menarik bagi saya adalah apa yang sebenarnya dilakukan berbeda oleh orang-orang yang berhasil tetap relatif utuh.
Dan jawabannya, lebih sering daripada tidak, bukanlah hal yang dramatis. Bukan cuti panjang, perubahan karier, atau retret di pegunungan. Melainkan serangkaian ritual kecil dan biasa, yang dilakukan setiap hari, yang menjaga mereka tetap teguh di tengah segala sesuatu di sekitar mereka yang bergerak semakin cepat.
Mengapa Ritual Berhasil Saat Kekuatan Kehendak Gagal
Saat Anda kelelahan atau mendekati titik kelelahan, kekuatan kehendak adalah hal pertama yang menghilang. Anda tidak bisa memaksa diri keluar dari kelelahan dengan disiplin.
Anda tidak bisa memaksa diri merasa normal kembali hanya dengan trik motivasi. Fungsi eksekutif yang diperlukan untuk pengaturan diri justru yang terkuras habis oleh stres kronis.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
