
Penyebab seseorang menjadi avoidant attachment (Pexels/Vie Studio)
JawaPos.com - Mengapa ada orang yang terlihat sangat mandiri, tetapi sulit membuka diri dalam hubungan? Atau mengapa sebagian orang cenderung menjaga jarak secara emosional meski sebenarnya memiliki hubungan dekat?
Dalam psikologi, kondisi ini dikenal sebagai avoidant attachment, yaitu gaya keterikatan yang membuat seseorang cenderung menghindari kedekatan emosional.
Avoidant attachment tidak muncul secara tiba-tiba. Pola ini terbentuk dari pengalaman hidup sejak kecil dan berkembang hingga dewasa.
Intinya, seseorang belajar bahwa menunjukkan emosi atau bergantung pada orang lain bukanlah hal yang aman atau nyaman.
Baca Juga:Kenali Gaya Avoidant dalam Hubungan: Keinginan, Ketakutan dan Tips Menghadapinya Menurut Psikologi
Inilah beberapa hal yang bisa menyebabkan seseorang jadi avoidant attachment yang dilansir dari simplyphysicology.
1. Berawal dari Pengalaman Masa Kecil
Salah satu penyebab utama avoidant attachment adalah pola asuh yang kurang responsif secara emosional.
Anak yang sering diabaikan saat membutuhkan perhatian, atau diminta untuk tidak menangis dan harus kuat sendiri, bisa belajar bahwa emosi mereka tidak penting.
Akibatnya, anak berhenti mencari kenyamanan dari orang lain. Mereka mulai menekan perasaan dan berusaha menyelesaikan semuanya sendiri.
Dari luar, mereka terlihat mandiri, tetapi sebenarnya mereka sedang melindungi diri dari rasa kecewa.
Selain itu, lingkungan keluarga yang tidak stabil atau penuh tekanan juga bisa berpengaruh.
Anak yang tidak mendapatkan rasa aman secara konsisten akan belajar untuk tidak terlalu bergantung pada siapa pun.
2. Terlalu Didorong untuk Mandiri
Beberapa anak juga tumbuh dalam lingkungan yang terlalu menekankan kemandirian. Mereka sering mendengar kalimat seperti 'jangan manja' atau 'urus sendiri saja'.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022