
seseorang yang berdamai dengan dirinya sendiri / foto: Magnific/freepik
JawaPos.com - Seiring bertambahnya usia, banyak orang berharap hidup menjadi lebih tenang, lebih stabil, dan lebih selaras dengan diri sendiri. Namun kenyataannya, ketenangan batin tidak otomatis datang hanya karena usia bertambah. Ia lebih sering lahir dari proses “melepaskan”—terutama melepaskan pola pikir dan perilaku yang sudah tidak lagi membantu.
Dalam psikologi, banyak penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan emosional sangat dipengaruhi oleh kemampuan seseorang untuk mengurangi kebiasaan mental yang maladaptif. Artinya, bukan hanya menambah hal positif, tetapi juga mengurangi hal yang menguras energi psikologis.
Dilansir dari Expert Editor pada Selasa (12/5), terdapat delapan perilaku yang sering disarankan untuk ditinggalkan jika seseorang ingin hidup lebih damai dengan dirinya sendiri.
1. Kebiasaan Membandingkan Diri dengan Orang Lain
Perbandingan sosial adalah salah satu sumber kecemasan paling umum dalam psikologi modern. Kita cenderung melihat “highlight” hidup orang lain tanpa memahami “backstage”-nya.
Ketika terlalu sering membandingkan diri, otak masuk ke mode evaluasi yang tidak pernah selesai. Selalu ada orang yang terlihat lebih sukses, lebih bahagia, atau lebih mapan.
Dampaknya:
rasa tidak cukup (inadequacy)
rendahnya self-esteem
ketidakpuasan kronis
Melepaskan kebiasaan ini bukan berarti berhenti terinspirasi, tetapi mengubah fokus dari “lebih baik dari orang lain” menjadi “lebih baik dari versi diri sendiri kemarin”.
2. Menunda Kebahagiaan (Delayed Happiness Syndrome)
Banyak orang tanpa sadar menunda kebahagiaan dengan pola pikir seperti:
“Nanti kalau sudah sukses, saya akan bahagia”
“Kalau sudah punya rumah, baru bisa tenang”
“Kalau sudah pensiun, baru bisa hidup”
Psikologi positif menunjukkan bahwa kebahagiaan bukan garis akhir, melainkan proses yang perlu dihadirkan dalam keseharian.
Menunda kebahagiaan terlalu lama membuat hidup terasa seperti “ruang tunggu” tanpa akhir.
Melepaskan pola ini berarti mulai memberi izin pada diri sendiri untuk merasa cukup di fase hidup saat ini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
