Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 Juni 2026 | 02.56 WIB

Orang yang Tumbuh dengan Berhati-Hati Seringkali Menunjukkan 9 Perilaku Ini Saat Dewasa Menurut Psikologi

seseorang yang tumbuh dengan selalu berhati-hati / foto: Magnific/user3980505 - Image

seseorang yang tumbuh dengan selalu berhati-hati / foto: Magnific/user3980505

JawaPos.com - Tidak semua orang tumbuh dalam lingkungan yang membuat mereka merasa aman untuk menjadi diri sendiri. Ada yang dibesarkan dalam suasana yang menuntut mereka untuk selalu berhati-hati—berpikir dua kali sebelum berbicara, menjaga perasaan orang lain, atau mengantisipasi kemungkinan terburuk agar tidak membuat kesalahan.

Kebiasaan ini mungkin membantu mereka bertahan saat kecil. Namun ketika dewasa, pola tersebut sering kali tetap terbawa dan memengaruhi cara mereka berpikir, merasakan, serta berinteraksi dengan orang lain.

Dilansir dari Expert Editor pada Minggu (7/6), menurut psikologi, orang yang tumbuh dengan selalu berhati-hati cenderung menunjukkan beberapa perilaku khas berikut ini.

1. Mereka Terlalu Banyak Memikirkan Segala Sesuatu

Orang yang sejak kecil terbiasa berhati-hati biasanya memiliki kecenderungan untuk menganalisis segala sesuatu secara mendalam. Sebelum mengambil keputusan, mereka akan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat terjadi.

Meskipun hal ini membuat mereka lebih teliti, mereka juga rentan mengalami overthinking. Bahkan keputusan sederhana pun bisa terasa rumit karena mereka takut membuat pilihan yang salah.

2. Sulit Mempercayai Orang Lain Sepenuhnya

Pengalaman masa lalu yang membuat mereka harus selalu waspada sering kali membentuk sikap hati-hati terhadap orang lain.

Mereka tidak mudah membuka diri dan biasanya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk benar-benar mempercayai seseorang. Bukan karena mereka tidak ingin dekat, tetapi karena mereka terbiasa melindungi diri dari kemungkinan kecewa atau disakiti.

3. Mereka Sangat Peka terhadap Perasaan Orang Lain

Salah satu kemampuan yang berkembang dari kebiasaan selalu berhati-hati adalah kepekaan emosional.

Mereka terbiasa memperhatikan perubahan nada suara, ekspresi wajah, atau suasana hati orang lain. Akibatnya, mereka sering menjadi pendengar yang baik dan mampu memahami perasaan orang di sekitarnya.

Namun, terkadang mereka terlalu fokus pada perasaan orang lain hingga melupakan kebutuhan dirinya sendiri.

4. Sulit Mengatakan "Tidak"

Karena terbiasa menghindari konflik atau mengecewakan orang lain, mereka sering merasa tidak enak hati ketika harus menolak permintaan seseorang.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore