
Kepribadian tidak dekat dengan orang tua saat tumbuh dewasa menurut psikologi
JawaPos.com – Hubungan seseorang dengan orang tua pada masa pertumbuhan memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian dan cara mereka menjalani kehidupan di masa dewasa. Kurangnya kedekatan emosional dalam keluarga dapat meninggalkan dampak psikologis yang terlihat dari perilaku sehari-hari.
Menurut psikologi, kondisi tersebut sering kali berkaitan dengan pengalaman masa kecil yang minim dukungan emosional. Hal ini dapat memengaruhi cara seseorang membangun hubungan, mengelola emosi, hingga merespons situasi tertentu di kehidupan dewasa.
Mengutip geediting.com pada Senin (29/6), terdapat delapan ciri kepribadian yang menurut psikologi kerap muncul pada orang yang tidak memiliki kedekatan dengan orang tua saat tumbuh dewasa.
Baca Juga:Orang dengan Jiwa Welas Asih Tinggi Biasanya Menunjukkan 6 Ciri Kepribadian Ini Menurut Psikologi
1. Kesulitan membangun hubungan yang mendalam
Mereka yang tumbuh dengan ikatan tak dekat bersama orangtua kerap menghadapi tantangan dalam menjalin relasi yang berarti di masa dewasa. Hal ini terjadi karena orangtua seharusnya menjadi figur pertama dalam pembelajaran membangun hubungan yang sehat, namun ketika ikatan itu tidak terbentuk dengan baik, pemahaman tentang relasi yang sehat menjadi kabur.
Kepercayaan menjadi sesuatu yang sulit diberikan, seolah ada tembok tak kasat mata yang membuat mereka selalu waspada akan kemungkinan penolakan atau kekecewaan. Meski demikian, bukan berarti mereka tidak mampu membangun hubungan yang dalam, hanya saja dibutuhkan waktu dan usaha yang lebih besar dibanding orang lain.
2. Kebutuhan akan kemandirian
Ketika seseorang tidak merasakan kedekatan dengan orangtua semasa kecil, mereka cenderung mengembangkan kemandirian yang sangat kuat. Kebutuhan ini muncul sebagai bentuk adaptasi, di mana mereka belajar untuk tidak bergantung pada orang lain sejak dini.
Kemampuan mengelola diri sendiri, baik secara emosional maupun praktis, menjadi prioritas utama dalam hidup mereka. Namun terkadang, kemandirian yang berlebihan ini justru membuat mereka enggan meminta bantuan bahkan ketika benar-benar membutuhkannya.
3. Pencapaian tinggi

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
