
ilustrasi orang yang sedang becermin. Sumber foto: Freepik
JawaPos.com - Bertambahnya usia merupakan proses alami yang tidak dapat dihindari. Namun, sejumlah kebiasaan yang dilakukan setiap hari ternyata dapat memengaruhi kondisi tubuh dan membuat seseorang tampak lebih tua dibandingkan usia sebenarnya.
Pola makan, kualitas tidur, aktivitas fisik hingga cara seseorang mengelola stres memiliki kaitan dengan kesehatan secara keseluruhan. Karena itu, menjaga pola hidup sehat menjadi salah satu langkah penting untuk memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan.
Penuaan dini tidak selalu ditandai dengan kerutan atau garis halus di wajah. Kondisi tersebut juga dapat terlihat dari kulit yang semakin kusam, tubuh mudah lelah, nyeri pada persendian hingga menurunnya kemampuan kognitif.
Faktor keturunan memang dapat memengaruhi proses penuaan. Namun, gaya hidup juga memiliki peran besar. Beberapa kebiasaan yang tampak sederhana justru dapat mempercepat perubahan tersebut jika dilakukan terus-menerus.
Baca Juga:4 Kebiasaan yang Membuat Orang dengan Ketahanan Mental dan Emosional Rendah Cepat Merasa Lemah
Dilansir dari English Jagran, berikut delapan kebiasaan yang dapat membuat seseorang terlihat lebih tua dari usia sebenarnya.
Paparan sinar matahari menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap penuaan dini pada kulit. Sinar ultraviolet dapat merusak struktur kulit dan memicu munculnya berbagai tanda penuaan.
Selain paparan matahari, paparan cahaya dari perangkat elektronik juga kerap menjadi perhatian, terutama bagi orang yang menghabiskan banyak waktu di depan layar.
Karena itu, penggunaan sunscreen secara rutin dapat menjadi bagian dari perawatan kulit sehari-hari. Bagi mereka yang banyak beraktivitas di depan perangkat digital, perlindungan tambahan terhadap paparan cahaya berenergi tinggi yang terlihat atau HEV juga dapat dipertimbangkan.
Tidur memberikan kesempatan bagi tubuh untuk melakukan pemulihan setelah beraktivitas sepanjang hari. Kurang tidur dapat membuat wajah terlihat lelah, mata tampak sembap, serta kulit menjadi kurang segar.
Tidak hanya kondisi fisik, pola tidur yang buruk juga dapat berpengaruh terhadap fungsi otak. Kebiasaan tidur yang tidak teratur dalam jangka panjang dapat dikaitkan dengan gangguan daya ingat dan kesehatan kognitif.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
