Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 September 2026 | 00.03 WIB

Bukan Ketinggalan Zaman, 7 Kepribadian Ini Justru Terlihat dari Kebiasaan Menulis Tangan

kepribadian berkualitas orang yang masih mencatat dengan pena dan kertas kata psikologi./Freepik. - Image

kepribadian berkualitas orang yang masih mencatat dengan pena dan kertas kata psikologi./Freepik.

JawaPos.com - Di tengah perkembangan teknologi yang membuat hampir semua aktivitas dapat dilakukan secara digital, kebiasaan menulis menggunakan pena dan kertas masih dipertahankan oleh sebagian orang. Mereka tetap merasa nyaman membuat catatan secara manual meskipun mengetik dianggap jauh lebih praktis dan cepat.

Menulis dengan tangan bukan hanya berkaitan dengan pilihan alat, tetapi juga dapat memengaruhi cara seseorang menerima dan mengolah informasi. Aktivitas ini membuat seseorang perlu memilih informasi penting, menyusun kembali gagasan, sekaligus memberikan perhatian lebih besar terhadap apa yang sedang dicatat.

Dilansir dari geediting.com, kebiasaan menulis tangan dapat dikaitkan dengan sejumlah pola belajar dan cara seseorang mengelola perhatian. Beberapa karakter positif juga dapat terlihat dari orang yang tetap memilih pena dan kertas untuk mencatat berbagai hal.

Berikut tujuh karakter yang dapat dikaitkan dengan kebiasaan mencatat menggunakan pena dan kertas.

1. Lebih Mementingkan Pemahaman daripada Kecepatan

Mengetik memungkinkan seseorang mencatat informasi dalam jumlah besar dalam waktu singkat. Sementara itu, menulis tangan berjalan lebih lambat sehingga seseorang perlu menentukan bagian mana yang benar-benar penting.

Proses tersebut membuat penulis cenderung merangkum informasi menggunakan pemahamannya sendiri. Alih-alih sekadar menyalin setiap kata, mereka perlu mengolah kembali materi sebelum menuangkannya ke dalam buku catatan.

Cara ini dapat membantu seseorang lebih fokus pada inti pembahasan. Karena itu, kebiasaan menulis tangan dapat mencerminkan kecenderungan untuk mengutamakan pemahaman mendalam dibanding sekadar menyelesaikan catatan dengan cepat.

2. Mampu Menjaga Konsentrasi

Buku catatan memiliki lebih sedikit gangguan dibandingkan perangkat digital. Saat menggunakan laptop atau ponsel, seseorang bisa saja tergoda membuka pesan, media sosial, atau aplikasi lainnya ketika sedang belajar atau bekerja.

Sebaliknya, pena dan kertas memberikan ruang yang lebih sederhana untuk berkonsentrasi pada satu aktivitas. Tidak adanya notifikasi membuat perhatian lebih mudah diarahkan pada informasi yang sedang dipelajari.

Kebiasaan tersebut dapat menunjukkan kemampuan seseorang untuk membatasi gangguan dan menyelesaikan satu pekerjaan sebelum beralih ke aktivitas lainnya.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore