
Ilustrasi Lemak Perut
JawaPos.com - Perempuan paling tak percaya diri jika memiliki lipatan perut yang berlebihan. Sebab lemak di bagian perut seringkali mengganggu penampilan.
Bukan hanya masalah penampilan, lipatan perut berdampak pada gangguan kesehatan. Karena itu, mengurangi lemak dan berat badan akan membantu seseorang terhindar dari risiko penyakit lainnya.
Bahkan, kelebihan lemak di daerah perut bisa mengakibatkan masalah kesehatan. Di antaranya gangguan pencernaan, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.
Faktanya, lemak perut bahkan telah dikaitkan dengan serangan jantung dan stroke oleh banyak penelitian kesehatan.
Kelebihan lemak perut juga bisa menyebabkan sakit punggung, nyeri lutut, ketidaksuburan pada pria dan wanita, kelelahan, depresi, dan lainnya.
Sehingga penting untuk menjaga berat badan yang sehat dan memastikan lingkar pinggang tetap ideal. Berbicara soal penyakit, satu penyakit paling berbahaya adalah kanker dan berujung kematian.
Bahkan dengan kemajuan teknologi medis, penyembuhan terhadap kanker belum ditemukan 100 persen. Angka kekambuhan masih sering terjadi.
Dilansir dari Boldsky, Senin (18/9), sebuah penelitian baru-baru ini menemukan fakta bahwa kelebihan lemak perut bisa dikaitkan dengan penyebab kanker payudara pada wanita. Bagaimana bisa?
Ada beberapa jenis kanker di antaranya kanker payudara, kanker prostat, kanker usus besar, kanker paru-paru, kanker darah, kanker otak, dan lainnya.
Baru-baru ini, para ilmuwan di Tiongkok telah menemukan suatu hipotesa bahwa akumulasi lemak perut berlebih pada perempuan dapat menjadi penyebab kanker payudara.
Sehingga mengurangi kelebihan lemak perut diketahui bisa mencegah terjadinya kanker payudara pada perempuan.
Periset juga telah menemukan bahwa perempuan dengan tubuh berbentuk buah pir atau dengan perut yang rata, pinggul yang lebih luas dan tubuh yang ideal, memiliki kemungkinan lebih kecil terkena kanker payudara.
Peluang itu dibandingkan perempuan dengan tubuh berbentuk apel, dengan perut lebih besar. Akumulasi lemak di perut bisa menyebabkan perkembangan sel kanker di payudara, mengingat payudara dekat ke daerah perut.
Kesimpulannya, pola makan sehat dan rutin berolahraga dapat mengurangi lipatan perut. Sehingga perempuan setidaknya bisa meminimalisir risiko kanker payudara.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
