Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Agustus 2022 | 16.28 WIB

Kenali 4 Tahap Ruam Cacar Monyet, Ini Bedanya dengan Jerawat

Ilustrasi seseorang dengan gejala monkeypox atau cacar monyet. - Image

Ilustrasi seseorang dengan gejala monkeypox atau cacar monyet.

JawaPos.com - Ruam atau lesi pada pasien cacar monyet memiliki tanda yang khas. Umumnya ruam dan luka terlihat seperti bintil-bintil berisi cairan hingga nanah dan sebelumnya diawali dengan gejala demam hingga nyeri. Sebagian orang mungkin belum bisa membedakan cacar biasa, jerawat, dan cacar monyet.

Dilansir dari National Post, Senin (15/8), menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) AS ternyata ada 4 tahapan ruam. Ruam yang disebabkan oleh monkeypox dibagi menjadi empat tahap yakni makula, papular, vesikular, dan pustular.

1. Ruam Makula

Ruam dimulai sebagai makula, ketika lesi pertama kali muncul sebagai area datar pada kulit yang berubah warna. Warnanya ditandai dengan kemerahan.

2. Ruam Papula

Kemudian ruam menjadi papula, berkembang menjadi benjolan yang terangkat. Bentuknya lebih tinggi daripada daerah sekitarnya.

3. Ruam Vesikel

Ketika ruam menjadi vesikel, bakal menyerupai lepuh kecil benjolan yang menonjol dengan cairan bening. Ada pula yang berisi nanah.

4. Ruam Pastula

Tiga tahap pertama masing-masing berlangsung selama satu hingga dua hari. Kemudian lesi berkembang menjadi pustula. Tahap ini biasanya berlangsung lima sampai tujuh hari. Lesi menjadi berisi cairan buram dan bulat serta keras saat disentuh.

Sekitar seminggu kemudian mulai mengeras dan membentuk kerak. Dalam satu atau dua minggu berikutnya, ruam akan benar-benar berkeropeng dan akhirnya rontok. Beberapa orang akan mengalami bekas luka. Menurut CDC, seseorang masih menulari orang lain sampai lapisan kulit baru terbentuk.

Apa Bedanya dengan Jerawat


Direktur Neglected Global Diseases dan profesor kesehatan global di University of British Columbia, Richard Lester, mengatakan bahwa individu dengan gejala tersebut harus menghubungi dokter untuk pengujian dan pengobatan.
Cacar monyet awalnya lesi kulit yang mungkin terlihat seperti jerawat tetapi sering dimulai sebagai vesikel (lepuh bening) sebelum menjadi pustula.

"Bedanya, seringkali menyakitkan atau gatal bahkan tanpa diperas atau dipencet," katanya.

"Virus cacar monyet adalah 'sepupu' cacar, yang telah diberantas. Tapi cacar monyet dan cacar air sama sekali tidak berhubungan," kata ahli penyakit tropis dr. Isaac Bogoch.

Menurut PHAC, cacar air cenderung muncul di batang tubuh, sedangkan cacar monyet lebih dominan di wajah. Ruam cacar air umumnya di seluruh tubuh, dengan lesi jarak dekat.

Meskipun cacar monyet pada awalnya tampak seperti jerawat, jika berubah menjadi luka, itu mungkin cacar monyet. Saat membedakan apakah benjolan itu jerawat atau monkeypox, hal terbaik yang harus dilakukan jika ditandai drmam adalah menghubungi dokter. Tes adalah satu-satunya cara untuk mengetahui dengan pasti.

Menurut PHAC Badan Kesehatan Kanada, ruam cacar monyet bisa terasa gatal dan mungkin nyeri dalam beberapa kasus. Namun demikian, kebanyakan orang pulih dengan sendirinya setelah beberapa minggu.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore