
BULAT: Pada masa panen kali ini, berat durian kendi sedikit susut karena pengaruh cuaca. (Boy Slamet. (Boy Slamet/Jawa Pos)
JawaPos.com–Banyak masyarakat Indonesia beranggapan bahwa ibu hamil tidak boleh makan durian. Sebab dapat mengakibatkan berbagai masalah kehamilan.
Durian merupakan buah tropis yang banyak ditemukan di negara-negara Asia Tenggara. Rasa durian sangat spesifik serta memiliki nilai gizi lebih tinggi dibandingkan buah tropis lain.
Menurut International Hospital Vinmec, dalam 100 gram buah durian akan memberikan zat dan nutrisi penting seperti vitamin A, protein, kalsium, zat besi, fosfor, asam askorbat, kalium, tiamin, karbohidrat, serat, dan riboflavin.
Durian bukan hanya buah yang kaya nilai gizi tetapi juga digunakan untuk mencegah dan mengantisipasi penyakit dengan sangat efektif, khususnya mencegah depresi. Mengonsumsi durian dalam jumlah cukup (tidak terlalu banyak dan tidak terlalu kurang), dapat memberi manfaat mencegah depresi untuk ibu hamil pada trimester 1 hingga pasca melahirkan.
Mitos yang berkembang di negara Asia mengatakan bahwa ibu hamil tidak boleh makan durian. Alasannya karena buah ini bersifat panas, menyebabkan gangguan pencernaan, perut kembung, hot flashes (sensasi hangat yang tiba-tiba muncul di tubuh), kanker, serta membahayakan janin.
Hal itu akan lebih mengkhawatirkan jika ngidam, keadaan saat ibu hamil begitu menginginkan sesuatu misalnya ingin makan durian. Menjawab isu tentang makan durian, International Hospital Vinmec mengatakan, tidak ada bukti ilmiah timbulnya masalah tersebut ketika ibu hamil makan durian.
”Tidak ada bukti ilmiah bahwa ibu hamil harus pantang makan durian selama kehamilan. Bahkan durian jika dikonsumsi dalam jumlah sedang dikatakan baik untuk ibu hamil karena memiliki banyak vitamin dan mineral penting bagi tubuh,” tulis Vinmec di laman resminya dikutip JawaPos.com, Selasa (25/7).
Meski begitu, durian mengandung cukup tinggi karbohidrat dan gula. Sekitar dua bungkus durian berukuran sedang akan memberikan sekitar 60 kalori.
Oleh karena itu, ibu hamil sebaiknya tidak makan durian terlalu banyak karena dapat melonjakkan kadar glukosa darah dan menyebabkan berat janin bertambah cepat dan signifikan. Kandungan karbohidrat dan gula itulah yang menjadikan beberapa keadaan khusus ibu hamil sebaiknya menghindari makan durian.
Beberapa di antaranya adalah ibu hamil yang obesitas atau memiliki kelebihan berat badan, memiliki diabetes gestasional, ibu hamil dengan riwayat keluarga diabetes, dan ibu hamil yang berada di trimester ketiga.
Ternyata, ibu hamil normalnya boleh makan durian, namun dalam jumlah sedang serta tidak terlalu banyak.
”Namun jika ragu atau memiliki kekhawatiran, ada baiknya konsultasi dengan bidan atau spesialis kandungan di rumah sakit untuk mengetahui keadaan secara jelas,” tulis Vinmec.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
