
Ilustrasi Daun stevia./Freepik
JawaPos.com - Tahukah kamu apa itu stevia? Ya, stevia merupakan pemanis alami atau herbal yang berasal dari daun tanaman Stevia Rebaudiana.
Tanaman Stevia Rebaudiana ini berasal dari Amerika Selatan, dan sudah banyak digunakan oleh masyarakat asli selama berabad-abad.
Dilansir dari youtube @DrGerryMiche, Jumat (19/1), stevia merupakan pemanis alami yang bisa dijadikan sebagai alternatif pengganti gula.
Daun tanaman Stevia Rebaudiana memiliki rasa manis yang sangat pekat akibat kandungan yang dimilikinya yakni Steviol Glikosida.
Stevia memiliki tingkat kemanisan 200 hingga 400 kali lebih manis dibandingkan dengan gula pasir yang mana stevia termasuk ke dalam pemanis non nutritive.
Pemanis non nutritive yakni pemanis yang tidak mengandung karbohidrat, kalori, dan bahan tambahan buatan.
Perlu diingat bahwa tidak semua yang memiliki rasa manis terdapat kandungan gula dan karbohidrat yang tinggi.
Dan tidak semua yang tidak memiliki rasa manis memiliki kandungan gula dan karbohidrat yang rendah, karena bisa saja tercampur dengan bahan lain, yang mana bahan lain tersebut lebih dominan.
Selain karena tidak mengandung gula, stevia tidak dapat meningkatkan kadar gula darah karena juga mengandung Glikosida Diterpena dalam jumlah yang tinggi.
Sehingga tidak dapat dicerna atau diserap oleh saluran pencernaan. Bagi pengidap penyakit diabetes atau obesitas, disarankan untuk mengurangi gula dan mulai mengganti alternatif pemanis lain yakni pemanis alami dari stevia.
Menurut American Heart Association dan American Diabetes Association, stevia dan pemanis serupa bermanfaat bagi penderita diabetes jika digunakan dengan dosis yang tepat.
American Diabetes Association dalam standar perawatan diabetes tahun 2023, mengungkapkan bahwa pemanis non nutritive termasuk stevia memiliki sedikit atau tidak ada dampak sama sekali terhadap gula darah.
Hal ini dikarenakan stevia mengandung 0 Glikemik Indeks (GI), sedangkan jika dibandingkan dengan gula, gula mengandung sebesar 65 Glikemik Indeks (GI).
Semakin besar nilai Glikemik Indeks (GI), maka semakin besar pula berpotensi menimbulkan peningkatan gula darah.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
