
13 daftar buah yang tidak boleh dikonsumsi setiap hari (ego.com.sg)
JawaPos.com- Buah memang dikenal kaya akan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan, buah segar bisa menjadi tambahan yang sangat baik untuk diet yang lengkap. Namun beberapa buah tidak boleh dikonsumsi setiap hari. Mengapa demikian?
Sebab, beberapa jenis buah tersebut mengandung lebih banyak gula dan kalori daripada yang lain. Lebih jauh lagi, beberapa buah dapat menimbulkan efek samping bagi orang yang menderita diabetes dan asam lambung naik.
Meski demikian, buah-buahan ini masih dapat dinikmati, tetapi dalam porsi yang lebih kecil. Dilansir dari laman Healthline oleh JawaPos.com, Jumat (6/9), 13 daftar buah ini tidak boleh dikonsumsis setiap hari, simak berikut:
1. Kurma
Kurma dikenal karena rasanya yang manis, hampir seperti karamel. Kurma kering sering dinikmati begitu saja sebagai camilan praktis atau digunakan sebagai pemanis alami dalam resep.
Meskipun kaya akan antioksidan dan zat gizi mikro seperti kalium, tembaga, dan magnesium, mereka juga tinggi gula dan karbohidrat
Beberapa varietas buah kering yang paling umum adalah apel, kismis, aprikot, buah ara, mangga, nanas, dan cranberry.
Dibandingkan dengan buah segar, buah ini umumnya mengandung lebih banyak kalori, karbohidrat, dan gula per sajian. Sebagian besar varietas juga kaya akan serat, kalium, dan vitamin C.
Namun, buah kering memilik konsentrasi gula yang lebih tinggi dalam buah kering (bahkan tanpa tambahan gula), yang terbaik adalah menikmati buah kering secukupnya, terutama jika Anda ingin mengurangi asupan gula.
3. Leci
Buah ini mengandung banyak mikronutrien penting, termasuk vitamin C, tembaga, dan kalium. Buah ini juga mengandung gula yang relatif tinggi, yang dapat menjadi masalah jika Anda sedang menjalani diet rendah karbohidrat atau rendah gula.
Buah mangga yang lezat ini populer karena rasanya yang manis dan tekstur yang lembut. Mangga juga kaya akan berbagai nutrisi , termasuk vitamin C, folat, dan tembaga. Di sisi lain, mangga mengandung gula alami dalam jumlah tinggi di setiap sajiannya.
5. Alpukat
Alpukat mengandung kalori yang tinggi , berkat kandungan lemak tak jenuh tunggal yang menyehatkan jantung. Alpukat juga merupakan sumber vitamin dan mineral penting seperti kalium, vitamin C, dan vitamin B.
Namun Alpukat tidak boleh dikonsumsi setiap hari jika Anda ingin memulai program diet Anda.
6. Kelapa kering
Kelapa parut merupakan bahan umum dalam makanan panggang, mangkuk smoothie, dan hidangan sarapan. Meskipun kaya akan nutrisi seperti mangan, tembaga, dan selenium, namun juga tinggi lemak dan kalori
Plum adalah sejenis buah kering yang terbuat dari buah plum. Karena kandungan serat dan efek pencaharnya, buah ini terkadang digunakan sebagai obat alami untuk sembelit.
Namun, seperti jenis buah kering lainnya, buah ini relatif tinggi kalori, karbohidrat, dan gula.
8. Manisan buah
Buah manisan tidak hanya tinggi kalori dan rendah serat, tetapi juga mengandung banyak gula dan karbohidrat dalam setiap penyajiannya. Ini mungkin tidak ideal bagi penderita diabetes.
9. Jus buah
Jus buah menawarkan jumlah karbohidrat dan gula yang terkonsentrasi tanpa serat yang ditemukan dalam buah segar.
Banyak jenis jus buah juga mengandung gula tambahan, dan dapat mengurangi banyak manfaat kesehatan potensial yang diberikan oleh jus buah segar.
Buah kalengan umumnya memiliki kandungan karbohidrat dan gula yang lebih tinggi serta kandungan serat yang lebih rendah dibandingkan jenis buah lainnya.
11. Jeruk
Buah jeruk seperti jeruk kaya akan nutrisi penting seperti serat, vitamin C, dan kalium.
Sayangnya, makanan tersebut juga sangat asam dan dapat memperparah sakit maag pada penderita gerd.
12. Tomat
Buah-buahan bergizi ini kaya akan vitamin C, serat, dan likopen, karotenoid yang telah dipelajari dengan baik karena efek antioksidannya.
Namun, seperti halnya buah jeruk, keasaman tomat dan produk berbahan dasar tomat dapat memicu gejala pada orang dengan gerd.
Buah ini merupakan jenis buah jeruk yang dikenal karena rasanya yang lezat, asam, dan sedikit pahit.
Rendah kalori dan kaya akan vitamin dan mineral seperti vitamin A dan C, kalium, dan tiamin. Sayangnya, jeruk bali dan jus jeruk bali juga merupakan pemicu gejala umum bagi penderita gerd.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
