Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 April 2025 | 22.31 WIB

Kelihatannya Aman, tapi 12 Makanan Ini Bisa Berbahaya Saat Dipanaskan Ulang

Ilustrasi makanan yang bisa berbahaya saat dipanaskan ulang - Image

Ilustrasi makanan yang bisa berbahaya saat dipanaskan ulang

JawaPos.com - Memanaskan makanan sisa sudah menjadi kebiasaan sehari-hari bagi banyak orang, apalagi demi menghemat waktu dan mengurangi pemborosan.

Namun siapa sangka, beberapa jenis makanan yang terlihat aman dan lezat justru bisa berubah menjadi ancaman tersembunyi saat dipanaskan ulang.

Perubahan suhu yang berulang pada makanan tertentu ternyata bisa memicu reaksi kimia yang mengubah kandungan gizi menjadi zat berbahaya bagi tubuh.

Maka dari itu, penting untuk mengetahui jenis-jenis makanan apa saja yang sebaiknya tidak boleu dipanaskan ulang. Jangan sampai niat baik menyajikan makanan hangat justru membawa risiko besar bagi tubuh.

Dilansir dari laman The Takeout pada Jumat (18/4), berikut merupakan 12 makanan yang bisa berbahaya saat dipanaskan ulang.

1. Bayam

Bayam mengandung nitrat yang bisa berubah menjadi senyawa nitrosamin saat dipanaskan ulang, dan senyawa ini bisa meningkatkan risiko kanker.

Jika bayam disimpan terlalu lama atau terkena panas berlebih, risiko kesehatannya akan semakin besar. Karena itu, sebaiknya hindari memanaskan ulang bayam dan segera simpan di kulkas jika ingin dikonsumsi lagi.

2. Kentang

Kentang yang dipanggang dan dibungkus aluminium foil bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri berbahaya Clostridium botulinum, terutama jika disimpan dalam keadaan dibungkus.

Bakteri ini bisa menyebabkan botulisme, yakni penyakit serius yang bahkan bisa berakibat fatal.

Meskipun dipanaskan ulang, spora bakteri ini tetap bisa bertahan. Jadi, sebaiknya simpan kentang tanpa bungkus aluminium dan segera simpan di kulkas setelah matang.

3. Minyak goreng bekas

Minyak yang sudah pernah digunakan untuk menggoreng dan kemudian dipanaskan ulang bisa menghasilkan senyawa beracun.

Minyak ini menjadi tidak stabil dan dapat menyebabkan peradangan hati, kerusakan otak, kolesterol tinggi, serta masalah usus besar. Karena itu, lebih baik buang minyak bekas dengan aman dan gunakan minyak baru setiap kali menggoreng.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore