Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 8 Juni 2025 | 02.35 WIB

Perbedaan Penyakit Paru Obstruktif dan Restriktif serta Dampaknya terhadap Fungsi Pernapasan Normal

Ilustrasi mengalami penyakit paru (Freepik) - Image

Ilustrasi mengalami penyakit paru (Freepik)

JawaPos.com – Gangguan pernapasan akibat penyakit paru obstruktif dan restriktif terjadi karena mekanisme berbeda dalam paru-paru.

Penyakit paru obstruktif adalah kondisi ketika aliran udara dalam saluran napas terganggu akibat penyempitan atau hambatan.

Menurut Dr. Thomas Kilkenny, direktur perawatan paru dan kritis di Staten Island University Hospital, New York City.

Memahami perbedaan penyakit paru obstruktif dan restriktif penting guna mendeteksi dini gangguan pernapasan secara tepat.

Berikut perbedaan penyakit paru obstruktif dan restriktif serta dampaknya terhadap fungsi pernapasan normal dilansir dari laman Health Central, Sabtu (7/6):

1. Mekanisme Gangguan Paru

Penyakit paru obstruktif terjadi ketika saluran nafas menyempit, sehingga udara sulit keluar dari paru-paru. Sebaliknya, penyakit paru restriktif membuat paru tidak bisa mengembang secara optimal.

Gangguan ini menyebabkan penurunan kapasitas vital paru yang mempengaruhi asupan oksigen. Jenis gangguan ini perlu dibedakan karena memerlukan penanganan berbeda.

2. Contoh Penyakit Terkait

Contoh penyakit obstruktif termasuk asma, bronkiektasis, dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Penyakit restriktif bisa disebabkan oleh fibrosis paru, obesitas berat, atau gangguan saraf motorik.

Pada beberapa kasus, pasien PPOK dapat mengalami kombinasi keduanya. Pengenalan jenis penyakit memudahkan evaluasi medis lebih lanjut.

3. Gejala Khas Penderita

Gejala obstruktif meliputi batuk berdahak, napas pendek, dan dada terasa sesak. Penyakit restriktif cenderung ditandai napas pendek saat aktivitas ringan dan suara napas berbunyi tidak normal.

Beberapa penderita restriktif juga mengalami penggumpalan jari serta peningkatan indeks massa tubuh. Perbedaan gejala menjadi petunjuk awal identifikasi kondisi paru.

4. Proses Diagnosis Medis

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore