Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 Agustus 2025 | 21.35 WIB

Penyebab Sariawan dan Cara Mengatasinya, Sering Disepelekan padahal Bisa Dicegah!

Ilustrasi seseorang yang sedang memeriksa area sariawan pada bibirnya (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Sariawan, atau dalam bahasa medis disebut stomatitis aphtosa, adalah masalah kesehatan mulut yang umum dialami banyak orang, ditandai dengan munculnya luka kecil berwarna putih dengan tepi kemerahan.

Luka ini biasanya muncul pada bagian dalam pipi, bibir, gusi, atau lidah. Kondisi ini sering kali menimbulkan rasa perih atau tidak nyaman, terutama saat makan, minum, atau berbicara.

Penyebab Seseorang Mengalami Sariawan

Dikutip dari Halodoc, sariawan biasanya disebabkan oleh jamur bernama candida albicans. Jamur ini memang tinggal di dalam mulut dalam jumlah kecil, namun dapat berkembang biak secara tidak teratur.

Selain dari infeksi jamur, terdapat beberapa faktor lain yang menjadi penyebab seseorang mengalami sariawan. Faktor paling umum adalah akibat dari cedera kecil, seperti saat menyikat gigi terlalu keras dan mengenai gusi atau bagian lain.

Berikutnya, kekurangan vitamin dan nutrisi tertentu seperti vitamin B kompleks, zinc, asam folat, dan zat besi. Kurangnya asupan vitamin B kompleks menyebabkan kemampuan regenerasi sel tubuh akan melemah, sehingga lapisan pelindung di dalam mulut akan lebih mudah terluka.

Perubahan hormonal juga dapat memengaruhi tubuh sehingga lebih mudah mengalami sariawan. Kadar hormon dalam tubuh yang tidak stabil dapat memicu peningkatan aliran darah ke jaringan gusi dan mulut, sehingga membuatnya lebih rentan iritasi yang bisa berkembang menjadi sariawan.

Faktor terakhir adalah hal yang sering terlupakan, yaitu mengganti sikat gigi secara rutin per 3 bulan sekali. Penggunaan sikat gigi yang terlalu lama dapat menjadi sarang kuman berbahaya, yang bisa menginfeksi mulut.

Cara Mengatasi Sariawan di Dalam Mulut

Pada kondisi normal, sariawan akan sembuh sendirinya dalam rentang waktu 1-2 minggu. Terdapat juga upaya tambahan yang bisa dilakukan, seperti mengompres area sariawan dengan air dingin dan menggunakan obat kumur mengandung antiseptik.

Dikutip dari Alodokter, agar sariawan tidak datang kembali dapat dilakukan dengan cara pencegahan seperti menjaga kebersihan dan kesehatan rongga mulut. Cara ini akan mengontrol pertumbuhan bakteri yang berisiko menjadi infeksi penyakit.

Lalu, menyikat gigi dengan cara yang benar dan teratur. Jika kamu menyikat gigi dengan cara yang keliru, akan berakibat pada gusi atau dinding mulut yang terluka. Oleh karena itu, diperlukan adanya sosialisasi cara menyikat gigi yang baik dan benar sejak dini.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore