Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 September 2025 | 02.01 WIB

8 Cara Mengatasi Penyakit Kurap Secara Alami yang Ampuh, Mudah Dipraktikkan di Rumah, dan Hemat Biaya

Ilustrasi mengidap penyakit kurap. - Image

Ilustrasi mengidap penyakit kurap.

JawaPos.com - Kurap merupakan salah satu penyakit kulit menular yang disebabkan oleh infeksi jamur. Kondisi ini cukup sering dialami masyarakat dan bisa menimbulkan rasa tidak nyaman hingga mengganggu penampilan.

Berdasarkan informasi dari puskesmassesela-dikes.lombokbaratkab.go.id, kurap terjadi akibat infeksi jamur seperti trichophyton, epidermophyton, dan microsporum. Jamur ini dapat hidup di jaringan kulit mati, termasuk kuku serta rambut.

Kurap juga dikenal dengan istilah medis ringworm. Menurut artikel halodoc.com, penyakit kulit ini bisa menimbulkan bercak merah, sisik, serta rasa gatal. Pada kondisi yang lebih parah, kulit dapat terlihat seperti memiliki pola lingkaran atau cincin merah.

Baca Juga: Stop Overthinking! Ini 6 Tips Jitu Atasi Overthinking, Dijamin Bikin Pikiran Jadi Lebih Lega

Penyakit ini tergolong menular karena dapat berpindah melalui kontak langsung dengan penderita yang terinfeksi. Tidak hanya itu, kurap juga dapat menyebar lewat benda-benda pribadi yang digunakan secara bergantian, misalnya handuk, pakaian, atau alat cukur.

Lantas, bagaimana cara mengatasi kurap? Anda bisa mengandalkan bahan alami untuk mengatasi permasalahan ini. Cara tersebut dinilai mudah dipraktikan dan bahan yang digunakan sangat mudah didapat. Berikut ini referensi cara mengatasi kurap, mudah dan tidak mengeluarkan banyak biaya.

1. Minyak Kelapa
Minyak kelapa dikenal sebagai bahan alami yang ampuh merawat kulit sekaligus memiliki sifat antijamur. Cara penggunaannya cukup mudah, yaitu dengan mengoleskan minyak kelapa murni yang sudah dihangatkan ke kulit atau rambut yang terinfeksi kurap. Biarkan semalaman agar manfaatnya lebih maksimal.

Baca Juga: Kembali Cerah dan Mulus, Ini 5 Tips Alami Paling Ampuh untuk Memudarkan Lipatan di Leher

2. Bawang Putih
Bahan dapur ini sudah lama dikenal memiliki sifat antijamur. Menurut beberapa penelitian, bawang putih dapat melawan jamur penyebab kurap hingga Candida dan Trichophyton. Caranya, tumbuk beberapa siung bawang putih hingga halus, lalu tempelkan pada kulit yang terkena kurap sekitar tiga kali sehari.

3. Aloe Vera (Lidah Buaya)
Aloe vera mengandung zat antibakteri, antivirus, dan antijamur. Selain membantu meredakan gatal, gel lidah buaya juga memberi sensasi dingin yang menenangkan kulit. Oleskan gel aloe vera langsung ke area kulit yang terinfeksi tiga kali sehari untuk hasil yang lebih optimal.

4. Minyak Oregano
Minyak esensial oregano dipercaya memiliki efek antijamur yang kuat. Beberapa studi bahkan menyebutkan kemampuannya dalam menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans, salah satu penyebab infeksi kulit. Untuk pemakaian, campurkan minyak oregano dengan minyak pembawa (carrier oil) sebelum dioleskan ke kulit agar tidak menimbulkan iritasi.

5. Cuka Apel
Cuka apel mengandung zat antijamur yang efektif membantu meredakan kurap. Cara penggunaannya cukup sederhana: basahi kapas dengan cuka apel, lalu oleskan perlahan ke bagian kulit yang terinfeksi. Lakukan secara rutin hingga infeksi berkurang.

6. Kunyit
Rempah berwarna kuning cerah ini memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi. Selain dapat menghentikan pertumbuhan jamur, kunyit juga membantu meredakan peradangan pada kulit. Campurkan bubuk kunyit dengan sedikit minyak kelapa, lalu oleskan pada kulit yang terkena kurap. Efek samping sementara bisa berupa kulit yang sedikit menguning.

7. Tea Tree Oil (Minyak Daun Teh)
Tea tree oil dikenal sebagai minyak esensial dengan sifat antiinflamasi. Untuk mengatasi kurap, sebaiknya tidak dioleskan langsung, melainkan dicampur terlebih dahulu dengan pelembap atau minyak pembawa. Setelah tercampur rata, oleskan pada area kulit yang gatal beberapa kali sehari.

8. Belerang (Sulfur)
Belerang merupakan bahan tradisional yang sering dipakai untuk mengatasi berbagai masalah kulit, termasuk kurap. Sifat antibakteri dan antijamurnya mampu menghambat pertumbuhan jamur penyebab infeksi. Cara pemakaian bisa dengan mengompres area kulit menggunakan larutan belerang cair yang banyak dijual di apotek atau toko obat.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore