
Ilustrasi tangan tremor. (Freepik)
JawaPos.com - Tremor sering dikira berkaitan langsung dengan penyakit jantung, termasuk gangguan irama jantung seperti Atrial Fibrillation (AF).
Namun, dokter spesialis jantung menegaskan bahwa antara tremor dengan penyakit jantung tidak memiliki hubungan langsung.
Advisory Board PERITMI/Indonesian Heart Rhythm Society (InaHRS), Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, Sp.JP, Subsp. Ar. (K), FIHA, FAsCC, FEHRA, FAPHRS, menjelaskan bahwa tremor umumnya merupakan gejala dari Hipertiroidisme, yaitu kondisi kelebihan hormon tiroid.
“Tremor enggak (gejala AF). Sebetulnya gini, tremor itu biasanya gejala dari hipertiroid, dari kelainan hormon gondok itu. Nah, hipertiroid bisa menyebabkan AF," ujarnya kepada wartawan, Jumat (13/2).
"Jadi bukan tremornya yang menyebabkan AF, tremor adalah gejala hipertiroid, hipertiroid bisa menyebabkan AF,” sambung Prof. Yoga.
Dengan kata lain, tremor bukan penyebab langsung gangguan jantung, melainkan tanda dari masalah hormon yang dalam kondisi tertentu dapat memicu gangguan irama jantung seperti AF.
Menanggapi pertanyaan mengenai pencegahan agar hipertiroid tidak berkembang menjadi AF, Prof. Yoga menekankan pentingnya penanganan sejak dini.
“Hipertiroid begitu mulai meningkat harus segera diobati ya. Diobati dan kemudian juga dikontrol iramanya supaya tidak jadi AF. Cukup banyak pasien hipertiroid yang mengalami AF, tapi pada keadaan itu yang utama adalah mengontrol tiroidnya. Bukan AF-nya dulu yang dijadikan target," paparnya.
Namun, jika setelah masalah tiroid itu diobati dan masih terjadi gejala gangguan irama jantung, Prof. Yoga mengatakan bahwa orang tersebut harus menjalani pengobatan AF.
"Baru AF-nya bisa kita lakukan tindakan tertentu misalnya diablasis untuk menghilangkannya,” jelasnya.
Ia menambahkan, fokus utama penanganan adalah menstabilkan hormon tiroid. Jika kondisi tersebut sudah terkendali namun gangguan irama jantung masih terjadi, barulah tindakan lanjutan seperti ablasi dapat dipertimbangkan.
Dengan demikian, masyarakat diimbau tidak langsung mengaitkan tremor dengan penyakit jantung. Pemeriksaan menyeluruh diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti, terutama yang berkaitan dengan gangguan hormon.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Rusia vs Nigeria: Tuan Rumah On Fire, Super Eagles Kehilangan Banyak Pemain
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Skor Belarusia vs Finlandia di UEFA Nations League: Huuhkajat Menang Tipis di Budapest
Alasan Ole Romeny Selebrasi Bawa Jersey Marselino saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022