Laboratorium CITO meluncurkan Modern Laboratory berbasis AI untuk deteksi dini sindrom metabolik yang kini menyerang usia produktif (Dokumentasi Lab CITO)
JawaPos.com - Sindrom metabolik bukan lagi masalah usia lanjut. Penyakit seperti obesitas, hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi kini mulai menyerang masyarakat dari kelompok usia produktif.
Dokter sekaligus edukator kesehatan, Sungadi Santoso, mengatakan bahwa perubahan gaya hidup modern, seperti kurang aktivitas fisik, pola makan tinggi gula dan lemak, serta stres kronis meningkatkan resiko penyakit ini.
“Kurang aktivitas fisik, pola makan tinggi gula dan lemak, serta stres kronis menjadi kombinasi yang sangat berisiko,” ucapnua dalam sesi edukasi kesehatan yang diselenggarakan Laboratorium CITO Surabaya, Minggu (22/2).
Banyak orang merasa sehat karena tidak merasakan gejala, padahal sindrom metabolik bisa berkembang tanpa terlihat. Oleh karena itu pemeriksaan kesehatan rutin penting untuk mendeteksi penyakit sejak dini.
“Medical check-up atau pemeriksaan kesehatan bukan lagi kebutuhan orang sakit, tetapi investasi orang sehat," imbuh pria yang juga cukup vokal membagikan informasi seputar kesehatan di kanal YouTube-nya @dr.Sungadi.
Perubahan pola penyakit yang kini menyerang usia produktif menuntut layanan kesehatan beradaptasi. Bukan lagi layanan yang konvensional, tetapi harus lebih mudah, cepat, praktis, dan dekat dengan masyarakat modern.
Menjawab tantangan tersebut, Direktur Bisnis Laboratorium CITO, Badru Rochmat mengatakan Laboratorium CITO menghadirkan layanan digital dan home service agar skrining rutin lebih mudah dijangkau dan cepat.
Dalam kesempatan yang sama, CITO meluncurkan konsep modern laboratory menggunakan teknologi kecerdasan buatan otomatisasi robotik yang meminimalisir kesalahan manusia (human error).
"Sistem digital kani terintegrasi secara cerdas dan desain layanan yang jauh lebih nyaman serta personal. Ini adalah langkah besar kami menuju standar laboratorium di masa depan," ucap Badru.
Inovasi bernama CITO Modern Laboratory ini menandai transformasi layanan kesehatan yang berfokus pada pelanggan, dengan penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan akurasi pemeriksaan.
“Ke depan, layanan kesehatan harus semakin dekat dengan masyarakat. Karena bagi kami, setiap sample yang kami periksa bukan hanya angka, melainkan harapan hidup seseorang," tambahnya.
Selain modern laboratory, CITO juga meluncurkan green laboratory yang merupakan laboratorium ramah lingkungan, penggunaan motor listrik sebagai operasional serta pembatasan penggunaan plastik.
"Fokus utama kami adalah konsistensi dalam memberikan layanan yang akurat dan relevan dengan kebutuhan riil masyarakat saat ini, terutama pencegahan penyakit kronis seperti sindrom metabolik," pungkas Badru. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Catatan Buruk Los Che Bisa Berlanjut di El Sardinero
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: La Dea Diburu Krisis, Tim Tamu Lebih Mengenaskan
Prediksi Skor Troyes vs Marseille: Les Phoceens Bidik Pesta Gol, Misi Keluar dari Zona Degradasi!
Prediksi Skor Real Betis vs Osasuna: Rekor Pertemuan Berpihak kepada Los Verdiblancos
Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Real Sociedad vs Deportivo La Coruna: Tuan Rumah Bidik Kemenangan di La Liga
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Freiburg vs Schalke 04 di Bundesliga: Tim Tamu Punya Misi Memutus Tren Buruk

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022