
ilustrasi orang yang sakit tenggorokan saat bangun tidur. Sumber foto: Freepik
Kondisi ini menyebabkan lendir berlebih mengalir ke tenggorokan Anda sehingga menimbulkan iritasi.
4. Refluks asam (GERD)
Berbaring telentang dapat memudahkan asam lambung naik ke kerongkongan dan mencapai tenggorokan.
Paparan ini menyebabkan iritasi kimia dan peradangan, yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan.
5. Dehidrasi
Tidak minum air selama 7 hingga 9 jam saat tidur dapat mengeringkan selaput lendir, terutama jika Anda sudah dehidrasi sebelum tidur.
6. Apnea tidur atau mendengkur
Dengkuran keras dapat disebabkan oleh getaran jaringan tenggorokan yang saling bergesekan, yang sering kali mengakibatkan rasa sakit yang signifikan saat bangun tidur di pagi hari.
Mengatasi sakit tenggorokan dan hidung tersumbat di pagi hari sering kali membutuhkan penanganan segera.
Jika Anda mengalami tenggorokan yang gatal atau hidung tersumbat di pagi hari, cobalah berkumur dengan air garam.
Ini dapat bantu mengurangi pembengkakan, memecah lendir, dan mengeluarkan cairan berlebih dari jaringan tenggorokan yang meradang.
Selain itu, minumlah teh hangat, kaldu bening, atau air lemon hangat dengan madu.
Madu melapisi tenggorokan, menenangkan iritasi dan memberikan sifat antimikroba alami.
Terakhir, hirup uap dari semangkuk air panas selama 10-15 menit. Udara lembap akan bantu mengencerkan lendir di saluran hidung dan melembapkan tenggorokan yang kering.
