
Ilustrasi roti gandum/freepik
JawaPos.com - Pasca lebaran biasanya menjadi momen yang cukup rawan. Hal ini terjadi karena berbagai penyakit seperti kolesterol, diabetes, sampai hipertensi mulai mengintai.
Beberapa penyakit mematikan seperti hipertensi sering disebut-disebut sebagai the silent killer yang mampu mengancam nyawa manusia. Salah satu faktor utama yang meningkatkan resiko nya adalah pola makan yang tidak sehat.
Saat ini ada berbagai cara menurunkan tekanan darah, termasuk salah satunya yang paling direkomendasikan dari Kementerian Kesehatan adalah menerapkan diet atau pengaturan pola makan. Diet untuk hipertensi ini dijuluki sebagai DASH atau Dietary Approaches to Stop Hypertension.
Diet DASH menekankan pada prinsip mengatur pola makan kembali pada pola konsumsi makanan dengan memilih secara bijak, asupan yang lebih sehat, sehingga tubuh anda tetap ideal dan tidak terkena risiko hipertensi.
Merujuk pada laman /keslan.kemkes.go.id berikut tatacara melakukan diet DASH untuk menurunkan tingkat hipertens atau tekanan darah di dalam tubuh anda.
Hitung kebutuhan energi anda
Langkah awal dari melakukan diet DASH ini adalah dengan menghitung kebutuhan gizi dan energi dari makanan yang dikonsumsi. Tujuannya untuk mengetahui kebutuhan asupan pada setiap individu, supaya tubuh mendapat asupan yang cukup dan mampu mencegah hipertensi pada tubuh.
Batasi konsumsi makanan
Diet DASH menekankan pada pembatasan konsumsi natrium atau garam, sebanyak 1.500 gr per hari atau maksimal sekitar satu sendok makan. Diet DASH mendorong anda memperbanyak konsumsi makanan yang tinggi kalium (4.700 gr per hari), kalsium (lebih 800 gr per hari), dan serat (4-5 porsi per hari), yang mampu memberikan rasa kenyang lebih lama dan dapat menurunkan tekanan darah.
Kurangi takaran
Selain membatasi natrium, diet DASH juga menganjurkan pengurangan porsi serta jenis bahan makanan tertentu, agar kesehatan tubuh anda lebih terjaga. Beberapa yang perlu dibatasi antara lain sebagai berikut:
Kurangi konsumsi gula dan pemanis buatan dengan porsi aman 4 sendok makan perhari atau .54 gr
Batasi makanan tinggi kolesterol dan lemak jenuh dengan maksimal konsumsi 72 gr per hari
Pilih makanan yang dianjurkan untuk diet DASH
Beberapa bahan makanan yang mampu menurunkan tingkat hipertensi di dalam tubuh antara lain nasi merah, talas, kentang, singkong, oats, sereal, dangan gandum utuh, mentega tanpa garam, minyak kelapa sawit, daging unggas tanpa kulit, ikan, dan telur , kacang-kacangan, sayur, buah, air mineral, susu rendah lemak, jus buah, teh , bumbu segar, rempah-rempah, dan garam dapur dengan jumlah terbatas.
Adapun tips diet DASH menurut kemenkes adalah dengan cara mengkonsumsi gandum utuh (6 sampai 8 sajian per hari), mengganti nasi putih dengan nasi beras merah, pilih pasta dari gandum utuh, mengganti roti tawar dengan roti gandum tanpa menambahkan keju, coklat atau mentega, serta memperbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
