Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 April 2026 | 21.38 WIB

Peringati Hari Diabetes Nasional, Pendekatan Medicine-Centric Perlu Dievaluasi untuk Tingkatkan Kesembuhan 

ilustrasi orang yang mengidap diabetes. Sumber foto: Freepik

 

JawaPos.com - Angka diabetes di Indonesia masih menduduki peringkat kelima di dunia dengan puluhan juta jiwa sebagai penderita. Fakta ini menjadi peringatan keras bagi sistem kesehatan nasional.
 
Bertepatan dengan Hari Diabetes Nasional yang jatuh pada 18 April 2026, praktisi dr. Kelvin Candiago menyoroti perlunya evaluasi terhadap tata laksana diabetes tipe 2 di Indonesia yang selama ini masih sangat bertumpu pada pendekatan medicine - centric.
 
Kevin mengatakan, pengendalian gula darah tidak cukup dalam menghadapi diabetes. Perlu ada perbaikan sistem tubuh dan gaya hidup. Pendekatan konvensional yang ada belum sepenuhnya mampu mencegah risiko komplikasi lanjutan secara berkelanjutan.
 
"Pendekatan medicine - centric sangat penting untuk stabilisasi kondisi awal, namun secara desain belum ditujukan untuk perbaikan pola hidup jangka panjang. Dalam penanganan diabetes yang berkelanjutan, medikasi seharusnya diposisikan sebagai jembatan, bukan tujuan akhir," ujar dr. Kelvin.
 
 
Kelvin menyampaikan, dibutuhkan kombinasi yang terstruktur antara medikasi, nutrisi dan monitoring. Maka dari itu, dalam pengembangan pendekatan penanganan Diabetes Tipe 2, dia memperkenalkan sebuah kerangka metodologis yang dikenal sebagai Protokol 3R. 
 
Kerangka ini terdiri dari tiga tahapan utama dalam pengelolaan kondisi metabolik pasien. Pertama Road to Rescue (Penyelamatan). Tahap intervensi awal untuk menstabilkan fluktuasi gula darah ekstrem secara cepat, sekaligus menjadi fondasi pemulihan jangka panjang.
 
Kedua, Road to Reverse (Pembalikan). Tahap perbaikan kondisi metabolik tubuh dengan tujuan menurunkan kadar HbA1c hingga mencapai batas normal melalui perubahan pola hidup dan intervensi klinis yang terukur. Ketiga Road to Remission (Remisi). Tahap ketika pasien mampu mempertahankan kadar HbA1c di bawah atau sama dengan 6,5% selama periode tertentu secara berkelanjutan dengan atau tanpa konsumsi obat.
 
Kerangka metodologis ini telah diimplementasikan melalui ekosistem layanan terintegrasi, yaitu mGanik. Berdasarkan data internal akumulatif dari tahun 2023 hingga saat ini, ekosistem Protokol 3R telah membantu sekitar 500 pasien diabetes mencapai tahap Reverse. Dari jumlah tersebut, 7-10 persen pasien berhasil memenuhi kriteria klinis ketat untuk dinyatakan mencapai fase Remisi Diabetes.
 
"Melalui momentum Hari Diabetes Nasional ini, kami ingin menegaskan bahwa remisi bukanlah hasil instan yang bisa dipaksakan. Ini adalah peluang nyata dan terukur yang dapat dicapai apabila sistem dijalankan dengan tepat dan konsisten oleh pasien. Fokus kami di mGanik adalah memberikan harapan yang realistis dan kesempatan kedua bagi penyandang diabetes untuk mendapatkan kembali kualitas hidupnya." tutup Kelvin.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore