
Ilustrasi Hantavirus. (UK Health Security Agency)
JawaPos.com – Kementerian Kesehatan mencatat dua kasus suspek hantavirus di Indonesia, masing-masing ditemukan di Jakarta dan Yogyakarta. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari kontak dengan tikus maupun bekas aktivitasnya agar tidak tertular penyakit tersebut.
Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI) Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengatakan, semua jenis tikus berpotensi menjadi sumber penyebaran hantavirus. Karena itu, langkah pencegahan utama adalah menghindari kontak langsung maupun tidak langsung dengan hewan pengerat tersebut perlu dilakukan
“Hindari kontak langsung atau tidak langsung dengan tikus. Bersihkan lingkungan dari urin, kotoran tikus dan bekas makanan yang bersentuhan dengan tikus,” kata Wiku kepada JawaPos.com, Jumat (8/5).
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan rumah dan tempat kerja serta memastikan makanan dan minuman tetap higienis.
“Jaga lingkungan rumah, tempat kerja. Selalu makan dan minum yang bersih dan higienis,” tuturnya.
Penularan Hantavirus Tidak Akan Semasif Covid-19
Wiku menegaskan, penularan hantavirus antar-manusia tidak akan terjadi secara masif seperti Covid-19. Meski demikian, ia meminta masyarakat tetap waspada karena terdapat strain tertentu yang dapat menular antarmanusia dalam kondisi kontak erat.
“Penularan tidak akan masif seperti Covid,” ujarnya.
Menurutnya, penularan antarmanusia hanya mungkin terjadi apabila terdapat kontak fisik intensif seperti berbagi tempat tidur maupun makanan dalam waktu lama.
“Penularan antar manusia bisa terjadi apabila benar-benar terjadi kontak erat misalnya berbagi tempat tidur dan makanan serta betul-betul kontak fisik,” jelasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
